MEMOX.CO.ID – Pasca kejadian longsor yang mengganggu jalur lalu lintas pada lereng Semeru Lumajang menuju Malang kini kembali normal, Jum’at (01/8/25).
Sebelumnya petugas Satlantas Polres Lumajang memberlakukan buka tutup jalan hingga saat ini Kamis 31/07 pada kawasan jalur selatan piket nol. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat pengendara merasa aman.
Berkat kerja keras dari anggota Polres Lumajang dan petugas BPBD Kabupaten Lumajang semua material longsor dengan cepat telah dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat.
Khususnya dari tim BPBD Lumajang dikerahkan dengan menggunakan dua unit alat berat untuk membersihkan sisa-sisa longsoran di jalan raya. Proses evakuasi berjalan cukup cepat, dan pada pukul 11.20 WIB, akses jalan sudah bisa dilalui kembali,” ujar Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Muhammad Syaikhu.
Lanjutnya, sebelum akses jalan nasional di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kembali terganggu akibat longsor yang terjadi pada Kamis pagi, 31 Juli 2025, di jalur piket Nol Kilometer 56 dan 57, Desa Sumberwuluh.
Material longsor berupa batu, tanah, dan pohon tumbang menutupi seluruh ruas jalan, menyebabkan kemacetan total dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, petugas Polsek Candipuro bersama Satlantas Polres Lumajang sempat melakukan penutupan sementara di beberapa titik jalur yang terdampak longsor.
Pihak kepolisian juga memasang banner pemberitahuan di depan Mapolsek Candipuro serta sepanjang jalan menuju Dusun Kamar Kajang hingga Desa Supitirang, Kecamatan Pronojiwo, untuk mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
“Meskipun jalur sudah bisa dilalui, kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih rawan menyebabkan longsor susulan. Kami juga menghimbau agar pengguna jalan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Berkat kerja cepat dari petugas, arus lalu lintas di kawasan tersebut mulai kembali normal, namun pihak kepolisian tetap berjaga untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa.
“Kami selalu mengingat masyarakat untuk tetap mengikuti petunjuk dan memprioritaskan keselamatan saat melintas di wilayah tersebut,” himbaunya.(fik)






