MEMOX.CO.ID – Bakal calon Wali Kota (Bacawali), Firhando Gumelar melakukan blusukan ke Terminal Batu dengan mengendarai sepeda motor, karena ingin lebih dekat dan memahami permasalahan yang terjadi di lapangan. Membuat tokoh muda milenial ini tak kenal lelah blusukan.
Nampak dalam kunjungannya, Firhando terlihat menyapa para sopir angkutan dan pedagang yang beraktivitas di sekitar terminal. Ia juga menyempatkan diri untuk sarapan bersama mereka, Kamis (8/8/2024).
“Saya pagi ini cari sarapan di terminal, karena saya ingin melihat situasi terminal di pagi hari. Dari kunjungan hari ini ada catatan yang dikeluhkan para pengelola warung bahwa pada hari Sabtu dan Minggu, aktivitas di warung-warung sekitar terminal cenderung sepi. Nah, itulah saya tertantang untuk menajamkan misi saya agar warung-warung ini tetap ramai di terminal pada hari Sabtu dan Minggu,” ucapnya.
Setelah menikmati sarapan bersama warga terminal, gagasan dan beberapa ide muncul dari pria berusia 28 tahun yang memiliki latar belakang pengusaha ini. Dirinya berupaya akan meramaikan terminal kelak jika dirinya terpilih menjadi wali kota.
“Jadi saya tadi makan bersama warga terminal, saya traktir mereka karena sarapan adalah pondasi utama biar sehat. Dari blusukan ini ada beberapa keinginan saya meramaikan terminal serta mempertajam visi misi saya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa blusukannya dilakukan secara mendadak dan tidak terencana.
“Saya blusukan mendadak, tidak pilih-pilih. Mau ke terminal bisa, ke pasar juga bisa. Intinya kami ingin melihat situasi seperti apa. Kami juga tidak ingin semuanya terseting, jadi mendadak belok kanan ke terminal, kiri ke pasar,” katanya.
Dengan kegiatan ini, Firhando berharap bisa mendapatkan gambaran kondisi sebenarnya Kota Batu sebagai bekal dalam pencalonannya sebagai wali kota.
“Keinginan saya bisa melihat kondisi sebenarnya Kota Batu sebagai bekal saya sebagai calon wali kota. Sekaligus penajaman misi ke depan dan bisa lebih tahu keadaan warga Kota Batu sendiri seperti apa,” tuturnya.
Perlu diketahui sejauh ini Mas Gum sudah melakukan blusukan serta menemui banyak pihak seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku UMKM, ekraf, budaya, dan lainnya di Kota Batu. Selain bersilaturahmi dirinya ingin langsung mendengar curhatan dari orang-orang. Sehingga bisa merealisasikan konsep SEJUK yang merupakan singkatan dari Sejahtera, Ekologis, Jujur, Ulet, dan Kreatif. (mf)






