Indeks

Riyadlus Sholihin Firdaus Bahas Sekolah Rakyat Lewat Serap Aspirasi di Kecamatan Wonoasih

Riyadlus Sholihin Firdaus Bahas Sekolah Rakyat Lewat Serap Aspirasi di Kecamatan Wonoasih
Ryadlus Sholihin Firdaus menjelaskan kahadiran Program Sekolah Rakyat kepada warga saat reses Masa Sidang III Tahun 2026 DPRD Kota Probolinggo. (hud)

MEMOX.CO.ID – Anggota DPRD Kota Probolinggo, Riyadlus Sholihin Firdaus, bertemu berbagai elemen masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Wonoasih.

Pertemuan tersebut sebagai wadah serap aspirasi, mendengarkan keluhan dan mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan. Kegiatan tersebut bagian dari kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2026, DPRD Kota Probolinggo, Sabtu Malam (8/7/2026).

“Apa yang disampaikan pada pertemuan hari ini menjadi bahan dalam rapat bersama pemerintah, sekaligus menjadi bagian dari tugas pengawasan yang dilakukan di DPRD Kota Probolinggo,”jelas Ryadlus Sholihin Firdaus.

Pemerintah, lanjut Ryadlus Sholihin Firdaus, ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang baik, dan mempunyai masa depan yang lebih cerah melalui Sekolah Rakyat.

“Harapan pemerintah adalah, jangan sampai ada anak yang putus sekolah hanya karena keluarganya tidak mampu. Pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan,” terangnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo mengatakan, Sekolah Rakyat bagian dari upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan secara terpadu. Tidak hanya fokus pada pendidikan tetapi juga terintegrasi dengan layanan program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga jaminan kesehatan untuk siswa beserta keluarganya.

“Saya sangat mendukung penuh terhadap Program Sekolah Rakyat di Kota Probolinggo ini sangat bermanfaat bagi anak-anak untuk meraih pendidikan yang sama dengan warga lainnya,”ucap Riyadlus Sholihin Firdaus.

Pelajar yang direkrut untuk masuk sekolah tersebut, lanjut Riyadlus Sholihin Firdaus, semua fasilitasnya dijamin pemerintah untuk tempat tinggal hingga kebutuhan sehari-harinya.

Tentunya, program Sekolah Rakyat yang mulai berjalan saat ini harus terus keberkelanjutan untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Program Sekolah Rakyat yang sedang dilaksanakan Pemerintah Pusat banyak mendapat sambutan baik berbagai kalangan. Betapa tidak, Program yang sedang dilaksanakan tersebut dinilai sangat membantu warga tak mampu untuk meraih pendidikan,”tuturnya.

Dia menegaskan bahwa sekolah bukan semata urusan gelar atau status sosial, tetapi pembentukan karakter dan masa depan. Setiap anak harus punya kesempatan yang setara tanpa diskriminasi.

“Sekolah itu bukan kewajiban tapi kebutuhan. Anak-anak harus sekolah, karena sekolah membentuk karakter bukan hanya mengejar gelar. Kita tidak boleh biarkan mereka merasa dikucilkan,” pungkas Ryadlus Sholihin Firdaus.(hud/syn)

Exit mobile version