Rekonstruksi Pembunuhan, Bapak – Anak Pembunuh Mantan Istri di Wonomerto Perankan 36 Adegan

Bapak – Anak Pembunuh Mantan Istri di Wonomerto Perankan 36 Adegan
Rekonstruksi Pembunuhan, Bapak – Anak Pembunuh Mantan Istri. (foto:sty)

Ketika itu, Ariati sempat melempar Bambang dengan potongan batako yang dipungutnya di sekitar lokasi. Tapi lemparan batako itu meleset dan dapat ditangkis oleh Bambang.

“Waktu menangkis itu, Bambang ini mengayunkan celurit dan mengenai tangan kanannya sampai luka robek itu,” sebut Didik.

Adegan berikutnya, giliran Nur, yang melampiaskan kekesalannya pada sang ibu. Lagi-lagi Ariati berusaha menepis acungan celurit itu dan mengenai tangan kirinya. Sampai akhirnya Ariati hendak kabur dengan cara melompat pada plengsengan yang ada di tepi lokasi kejadian.

“Saat mau lompat itu pelaku Bambang masih membacok kaki kanan korban, menyebabkan luka sedalam 12 sentimeter,” imbuh Didik.

Baca juga: Isteri Penjual Cilok Bunuh 2 Anaknya Karena Pengobatannya Terhenti Sejak Mei

Bukannya berhasil kabur, Ariati yang sudah lemah karena luka di tangannya, justru jatuh ke parit dengan posisi kepala membentur beton terlebih dahulu. Mengetahui itu, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan korban. Dalam keadaan lemas dan penuh luka bacok.

Proses rekonstruksi sendiri, mengundang warga untuk melihat. Beberapa warga bahkan sampai rela panas-panasan untuk melihat reka ulang pembunuhan itu. Dari jarak kejauhan, dari lokasi kejadian.

Atas perbuatannya itu, para pelaku dijerat pasal 340 dan 338 KUHP, subsider pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, dua bilah celurit, satu motor matik, serta pakaian dan sandal berlumuran darah milik pelaku. (sty/ono)