“Ini tadi dapat salak, pisang, nanas, sama melati. Nanti dimakan bersama keluarga,” ungkap Sabrina.
Perihal alasannya, perempuan asal Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung ini mengatakan rela menunggu lama karena ingin mengambil keberkahan. Sebab sudah didoakan dan tepat Hari Jadi Tulungagung.
“Ya biar berkah saja, baru kali ini penasaran kalau orang-orang berebut itu bagaimana,” tandasnya.
Pantauan Memo X, saat kedua tumpeng dibawa oleh petugas keluar di Pendopo, warga yang sebagian masuk sudah mulai mengincar gunungan tumpeng nasi beserta ingkung (ayam). Sedikit memanas dengan petugas karena belum waktunya diperebutkan.
Sesampainya tepat dibawah gapura gerbang masuk pendopo sebelah timur, gunungan buah dan sayuran berhenti dan diperebutkan warga. Dalam hitungan detik, gunungan sudah ludes diambil oleh warga. Sempat memanas kali kedua lantaran masyarakat saling dorong.
Selanjutnya, ada ibu yang jatuh diantara kerumunan diduga berdesakan. Petugas Satpol PP Tulungagung yang berjaga sigap menghalau dan melindungi ibu yang sudah duduk tak bisa berdiri.
Tak selang lama, petugas medis membawa tandu dan dibawa ke Mobil Ambulance. Anak dan cucunya yang masih kebingungan, langsung disuruh untuk ikut masuk ke mobil untuk dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung. (jaz/and/fik)






