Batu, Memo X
Demi memaksimalkan sampah plastik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu bakal bekerjasam dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Terobosan yang segera dilakukan yaitu membuat aspal plastik untuk menutupi jalan berlubang dibeberapa jalan.
Menurut Kadis LH Kota Batu Arief As Shidiq, memang rencana sudah dilakukan kedua pihak, harapannya selain bisa meminimalisir sampah plastik yang tidak bisa terurai. Makanya, pembuatan aspal dicampur bahan plastik dirasa sangat pas.
“Kendala yaitu peralatan yang belum memadai, bahkan kami tidak memiliki alat khusus plastik. Kalau sinergi kami sudah siap, bahkan sudah sering membahas program ini agar bisa cepat teralisasi,” tutur Arief, Selasa (9/4/2019).
Dia pun berjanji bakal menseriusi program ini untuk menyelesaikan masalah sampah yang sering menjadi keluhan bersama.
“Harapan kami supaya bisa meminimalisir sampah plastik di Kota Batu. Apalagi dimusim liburan, sampah plastik dipastikan akan menumpuk,” harap Arief.
Karena jika dibiarkan, sampah plastik dipastikan membahayakan lingkungan. Bahkan ratusan tahun pun tidak bisa memproses sampah plastik. Sehingga inovasi ini akan mengurangi sampah plastik yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tlekung.
Senada, Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, sudah melakukan pembahasan dan segera menjalankannya. Kenapa inovasi ini dirasa menjadi pilihan yang sangat tepat, Alfi beralasan jika aspal sulit didapatkan serta harganya selalu naik turun.
“Kapan dijalankan, ya kalau bisa tahun ini, limbah plastik bisa difungsikan. Satu kayuh dua pulau terlampaui, mengurangi sampah dan menambal lubang jalan,” ucap Alfi.
Kelebihan menggunakan aspal plastik, lanjut Alfi, jalan lebih tahan lama terhadap perubahan cuaca, terhadap banjir, dan cuaca ekstrim, dan dingin. Lalu, memiliki kapasitas membawa air lebih sedikit dari jalan normal serta mampu bertahan tiga kali dari jalan konvensional. Semua itu pun dengan biaya sangat rendah.
“Jika sudah layak uji, segera kami percontohkan di salah satu jalan. Sekarang masih menunggu hasil uji di Kementrian PU,” tutupnya. (lih/jun)
PUPR dan DLH Aplikasikan Aspal Plastik
