Untuk Penyemprotan Disenfectant Covid-19
Pamekasan, Memox.co.id Wabah corona virus desease 2019 (Covid-19) yang hingga kini belum reda membuat PT Pegadaian (Persero) Syariah Area Pamekasan prihatin. Keprihatinan itu diwujudkan dengan pemberian bantuan Dana Kabajikan Umat (DKU) atau Dana Shodaqoh Nasabah untuk penyemprotan Disenfectant. Bantuan itu berupa uang sebesar Rp 10 juta.
Selain bantuan uang, badan usaha milik negara (BUMN) itu juga memberikan bantuan striker berisi himbauan dan arahan mengantisipasi bahaya virus mematikan tersebut. Dengan bantuan DKU, kegiatan kolaborasi pegadaian syariah area pamekasan dan palang merah indonesia (PMI) diharapkan tidak membuat panik masyarakat karena sudah dilakukan penyemprotan disinfectant. Dengan tidak panik, imun tetap kuat. Kedepan, Covid-19 bisa cepat menghilang.
Deputi bisnis PT Pegadaian (Persero) Syariah Area Pamekasan Muhamad Efendi mengatakan, pihaknya merasa terpanggil dengan mewabahnya virus corona belakangan ini. Sebagai bentuk tanggungjawab bersama, pegadaian ambail bagian. “Kami BUMN merasa terpanggil sebagai bentuk tanggungjawab bersama. Tidak hanya BUMN, PMI, SKPD, semua masyarakat juga mempunyai tanggungjawab penuh. Kami memiliki DKU untuk dipakai, kolaborasi dengan PMI untuk melakukan penyemprotan ditempat-tempat umum, seperti sekolah, pesantren dan sebagainya,” ujar Fendi, panggilan akrab Muhamad Efendi.

Fendi mempersilahkan masyarakat yang diharuskan ngantor dan bekerja untuk melaksanakan aktivitasnya sesuai posisi masing-masing. Asalkan, tetap menjaga kedisiplinan misalnya mematuhi PhysicalDistancing dan sejenisnya. “Cuci tangan, pakai masker, dan ikuti himbauan lainnya” katanya.
Pria asal Bojonegoro itu menghimbau kepada masyarakat terutama kepada pengguna media sosial (medsos) untuk arif dan bijaksana. Dengan begitu, masyarakat awam tidak panik. Sebab, panik membuat imun lemah. “Kami punya jargon saring sebelum sharing. Sharing yang penting jangan yang penting sharing,” ajaknya.
Tak lupa dia menghimbau kepada masyarakat Pamekasan untuk berdo’a kepada Allah SWT. Wabah tidak akan datang tanpa seizin pemilik alam. Berbuatlah baik bagi diri dan sesama, sebab jika berbuat baik insyaalah wabah akan akan segera pergi.
“Usaha untuk mecegah dan penanganan penyakit sudah maksimal. Kita tinggal berdo’a kepada Allah SWT. Kami mempunyai target 200 titik penyemprotan disenfectant di pamekasan. Selanjutnya, tiga kabupaten lain di Madura juga akan dilakukan hal Yang sama,” janjinya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Pamekasan Bambang Edy Suprapto mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan DKU tersebut. Dengan begitu, virus corona bisa tertangani bersama-sama. “Semoga niat baik ini bermanfaat bagi semua,” ucap pria yang juga Kepala Disperindag Pamekasan tersebut. (sy/ono)






