Polsek Pakisaji dan Pos Polisi Kepanjen Dilempari Batu Orang Tak Dikenal

FT. Foto Polsek Pakisaji dan Pos Polisi Kepanjen yang diserang orang tidak dikenal. (MemoX/nif)
FT. Foto Polsek Pakisaji dan Pos Polisi Kepanjen yang diserang orang tidak dikenal. (MemoX/nif)

MEMOX.CO.ID – Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Pakisaji dan Pos Polisi Kepanjen, Kabupaten Malang diserang oleh orang tidak dikenal Minggu (31/8/2025) pagi. Dari pantauan di lokasi, tampak plang papan nama serta kaca pintu utama Polsek pecah. Sedangkan Pos Polisi Kepanjen, Kabupaten Malang, tampak kaca-kaca juga pecah.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur mengatakan bahwa, saat ini polisi masih mendalami motif penyerangan Polsek Pakisaji dan Pos Polisi di wilayah Kabupaten Malang. Selain itu, berapa orang yang sudah diamankan, dikatakan masih pendalaman.

“Saat ini prosesnya masih penyelidikan. Berapa orang yang diamankan juga masih kita dalami,” jelasnya.

Namun yang jelas, perusakan di Pos Polisi Kepanjen, Kabupaten Malang, dan juga di Polsek Pakisaji, Kabupaten Malang, merupakan satu rangkaian di hari yang sama.

Dari rekaman video yang beredar, tampak sejumlah orang mengendarai sepeda motor kemudian turun dan melakukan pelemparan serta perusakan ke Polsek Pakisaji. Tidak lama dari itu, petugas berusaha mengejar pelaku kemudian mereka berhamburan pergi.

Namun, dari rekaman yang beredar, ada satu orang yang berhasil diamankan petugas. Ia langsung dibawa masuk ke dalam Polsek untuk diamankan.

“Nanti kita update lagi. Apakah hanya di Polsek Pakisaji dan Pos Polisi Kepanjen yang diserang nanti kita update. Kerusakan rata-rata kacanya pecah-pecah,” jelasnya.

Sementara itu, Adi saksi mata di Pos Polisi Kepanjen yang saat itu sedang mengamen menerangkan bahwa, dirinya terkejut tiba-tiba pos polisi diserang oleh orang tidak dikenal.

“Sepertinya ini sudah disiapkan, soalnya mereka membawa batu gede dan langsung dilempar ke pos polisi,” katanya.

Polisi yang saat itu sedang bertugas mengamankan lalu lintas, langsung bergegas mengejar pelaku. Dikatakan Adi, ada sekitar empat pelaku yang menyerang pos polisi tersebut. Rata-rata usianya masih muda.

“Kejadiannya sekitar jam 07.00 pagi. Mereka langsung melempari pos polisi ini,” pungkasnya. (ume/nif)

Penulis: Hanifuddin MusaEditor: Ume Hanifah