MEMOX.CO.ID – Menindaklanjuti arahan Kapolres Malang AKBP Rulian untuk selalu hadir di tengah masyarakat dilakukan anggota Polsek jajaran dengan menyambangi 4 keluarga korban tragedi KM Virgo Transport 8 yang terjadi pada tanggal 13 September 2026.
KM Virgo Transport 8 adalah kapal feri Ro-Ro yang mengalami musibah terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa. Berdasarkan data manifest resmi, kapal motor tersebut mengangkut total 243 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal.
Hadirnya pihak kepolisian Polres Malang ditengah masyarakat sebagai bentuk nyata kalau Polri peduli tidak hanya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Kedatangan anggota Polsek ini untuk memastikan komunikasi dengan keluarga tetap terjaga di tengah proses pencarian korban.
Adapun empat korban tersebut yakni Sulisman asal Pakis, Agus Ribut Setyabudi asal Pakisaji, Bambang asal Tirtoyudo, dan M Ali Imron asal Gondanglegi. Keempatnya merupakan sopir yang diketahui berada dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Kunjungan dilakukan jajaran Polsek Pakis, Pakisaji, Tirtoyudo dan Gondanglegi. Polisi menemui keluarga secara langsung, mendengarkan perkembangan informasi yang diterima keluarga, serta menyampaikan dukungan selama proses pencarian dan identifikasi berlangsung.
Kapolsek Pakis AKP Bambang Subinajar bersama personel mendatangi keluarga Sulisman di Desa Bunutwetan, Pakis, Jumat (25/9/2026) malam. Selain menyampaikan belasungkawa, polisi menyerahkan tali asih kepada keluarga korban.
Di Pakisaji, Kapolsek AKP Sunarko Rusbianto bersama personel juga mendatangi keluarga Agus Ribut Setyabudi. Keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran polisi di tengah penantian kabar mengenai korban.
Sementara Kapolsek Tirtoyudo Iptu Wempy mengunjungi keluarga Bambang di Desa Wonoagung. Polisi mendapat informasi keluarga telah mendatangi posko Basarnas di Perak, Surabaya, dan menyerahkan sampel DNA untuk membantu proses identifikasi.
Kunjungan juga dilakukan Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin kepada keluarga M Ali Imron di Desa Gondanglegi Wetan. Keluarga masih menunggu kepastian serta hasil identifikasi dari tim SAR.
Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan kunjungan dilakukan untuk memastikan keluarga korban tetap mendapatkan pendampingan dan akses komunikasi dengan kepolisian.
“Kami ingin keluarga korban mendapatkan dukungan dan informasi yang jelas selama proses pencarian. Polsek jajaran akan terus berkomunikasi dengan keluarga dan membantu menghubungkan apabila ada perkembangan dari pihak terkait,” kata Budiono, Minggu (27/9/2026).
(fik/hms)
