Beranda TRIBRATA Polres Malang Rakor Antisipasi Tempat Wisata Saat Libur Panjang

Polres Malang Rakor Antisipasi Tempat Wisata Saat Libur Panjang

54
0
PIMPIN: Kapolres Malang AKBP Hendri saat memimpin rakor antisipasi tempat wisata wilayah Kabupaten Malang dalam rangka libur panjang nasional.
PIMPIN: Kapolres Malang AKBP Hendri saat memimpin rakor antisipasi tempat wisata wilayah Kabupaten Malang dalam rangka libur panjang nasional.

Malang, Memox.co.id – Polres Malang gelar Rakor (Rapat Koordinasi) antisipasi tempat wisata wilayah Kabupaten Malang dalam rangka libur panjang nasional bertempat di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang, Senin (26/10/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, pihak kepolisian Polres Malang, Kodim 0818 dan Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Malang serta perwakilan pihak pengelola tempat wisata se-Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Hendri S.I.K., M.H. dihadapan peserta kegiatan menjelaskan pada intinya dengan telah dibukanya tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Malang bagi semua pihak harus benar-benar memahami bahwa Covid-19 masih mengancam. Untuk itu, sebagai langkah antisipasi tempat wisata harus menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat.

RAKOR: Polres Malang bersama instansi terkait lainnya saat menggelar rakor antisipasi tempat wisata jelang libur panjang.
RAKOR: Polres Malang bersama instansi terkait lainnya saat menggelar rakor antisipasi tempat wisata jelang libur panjang.

“Polres Malang turut mendukung dengan dibukanya tempat wisata selama masa libur panjang nasional. Dengan konsekuensi protokol kesehatan menjadi prioritas diutamakan dan di cek pelaksanaannya. Jangan hanya berupaya menghadirkan masyarakat tapi tidak ada protokol kesehatan,” tegasnya.

Dijelaskan juga olehnya, Rakor ini bertujuan agar pelaku wisata benar-benar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini dikarenakan, di satu sisi ekonomi harus kembali dapat berjalan normal, sehingga masyarakat Kabupaten Malang dapat kembali meningkat kesejahteraanya.

“Perhatikan jam operasional tempat wisata waktu buka dan tutupnya tempat wisata, dengan kapasitas jumlah pengunjung sekitar 70 persen yang penting tidak ada antrian dan bergerombol,” pesannya. (fik)