MEMOX.CO.ID – PLN Electricity Service (PLN ES) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), memberikan bantuan berupa gerobak listrik dan alat pencacah sampah di wilayah Kampung Tape Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
Bantuan yang diberikan dan diresmikan di Pendopo Panji Kabupaten Malang ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik.
Wakil Bupati (Wabup) Malang Lathifah Shohib mengatakan bahwa, dengan adanya bantuan ini, diharapkan akan ada peningkatan ekonomi sekitar 69 persen. Sebab, sampah plastik yang sudah dicacah, akan ada peningkatan nilai keekonomian.
“Sampah plastik sebelumnya hanya Rp 6 ribu, setelah dicacah akan naik menjadi Rp 13 ribu. Berarti kan ada penambahan pendapatan di tengah masyarakat,” katanya Kamis (17/7/2025).
Sehingga, lanjut Wabup Malang, masyarakat Kabupaten Malang, khususnya yang berada di Kampung Tape, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, secara ekonomi bisa meningkat.
Selain peningkatan ekonomi, bantuan ini juga bisa mengurangi jumlah sampah plastik di Kabupaten Malang. Dalam setahun, ini bisa mengurangi hingga 9,4 ton di Kabupaten Malang.
PLN juga berjanji, akan membantu di program-program lain terkait dengan lingkungan. Sehingga dirinya akan mengajukan untuk program pembersihan sungai, maupun kampung wisata.
“Insya allah nanti akan kita evaluasi untuk bantuan yang kedua ini yang diberikan di Kabupaten Malang, insyaallah akan ditindaklanjuti dengan program-program yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Human Capital PLN Electricity Services, Isral, mengatakan bahwa, bantuan ini merupakan tahap kedua. Tahap pertama berupa gudang bank sampah di tahun 2024, kemudian peralatan mesin pencacah dan grobak sampah listrik di tahun 2025.
“Secara PLN Group sudah lama, sudah puluhan tahun. Tapi di Kabupaten Malang kami melakukan bantuan TJLS mulai kemarin. Tahun ini kami berganti nama menjadi PLN Electricity Sevices. Kami menambah bantuan di Kanpung Tape terkait dengan penambahan gerobak sampah serta alat pencacah sampah plastik,” katanya.
Lebih lanjut Isral menambahkan, program ini tidak akan berhenti di sini saja, akan berlanjut ke lingkungan lainnya. Karena dirinya mengaku, sudah berdiskusi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang bahwa, ada program pengembangan desa wisata.
“Kami siap mendukung terkait ini. Khususnnya kelistrikan di desa wisata Kabupaten Malang. Kemudian kami juga nantinya akan memberikan bantuan pendampingan dan pelatihan kepada mereka,” pungkasnya. (nif/ume).
