Oleh: Drajat Tri Bimantoro, 202310350311036, Fakultas Petanian Peternakan, Jurusan Peternakan, Universitas Muhammadiyah Malang
MEMOX.CO.ID – Peternakan adalah salah satu sektor terpentig bagi kehidupan, usaha peternakan sudah mulai tersebar mulai dari desa-desa hingga kota kota besar. Ayam pedaging sudah sangat banyak dijual di pasar tradisional. Selain pasar tradisional daging ayam juga sudah banyak dijual di swalayan-swalayan besar, kesempatan untuk masuk ke pasar modern diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak karena barang-barang yang didistribusikan di pasar modern dijual dengan harga yang menjadi peluang besar bagi para peternak untuk mendistribusikan hasil produknya di pasar-pasar modern. Ayam pedaging merupakan salah satu contoh hewan ternak yang efisien di produksi. Dalam jangka 6-8 Minggu ayam daging mampu mencapai bobot nya mulai 1,5 – 2kg yang dimana sudah memenuhi kebutuhan konsumen. Pada negara Indonesia peternakan ayam pedaging sudah sangat popular, sampai saat ini peternakan ayam pedaging masi sangat menakjubkan perkembangan nya. Usaha ayam pedaging cukup prospektif karena selera masyarakat terhadap cita rasa ayam pedaging sangat tinggi disemua lapisan.
Bentuk kandang memiliki banyak model dengan biaya pembuatan yang juga bervariasi. tergantung jenisnya. Konstruksi kandang harus disesuaikan dengan keadaan lokasi dan modal yang dimiliki. Prinsip pembuatan kandang adalah kuat/ kokoh. murah. dan dapat memberikan kenyamanan pada ayam. Kekuatan kandang harus diperhitungkan dalam pembuatan kandang karena berkenaan dengan keselamatan ayam dan pekerja kandang.
Kandang harus bisa kuat (kokoh) terhadap terpaan angin dan mampu menahan beban ayam. Untuk itu. perlu diperhatikan konstruksinya agar kokoh dan tidak mudah ambruk. Di samping kuat. pembangunan kadang diusahakan murah. tetapi bukan murahan. Artinya. pembangunan kandang hendaknya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan di daerah setempat tanpa mengurangi kekuatan kandang. Namun. kandang perlu dirawat setelah terbangun dan digunakan agar tetap awet. Jika menggunakan bahan yang murah dan mudah didapat. akan memperingan biaya perawatan kandang. Berikut contoh konstruksi kandang terbuka (open house).Persyaratan Pendirian Sebuah Kandang • Kandang didirikan dengan memperhatikan persyaratan sebagai berikut: (1) Luas kandang cukup. Luas kandang disesuaikan dengan jumlah ternak yang dipelihara. (2) Alas kandang padat dan tidak terlalu keras. Jika perlu kandang dilapisi alas tidur jerami. (3) Ventilasi kandang berfungsi dengan baik. Udara masuk dan keluar kandang dengan lancar. Hindarkan angin bertiup langsung ke arah ayam boriler. (4) Kandang harus terang. Usahakan matahari pagi masuk ke dalam kandang. (5) Kandang selalu kering dan bersih. Peternak sebaiknya lebih memperhatikan lagi keadaan ini. (6) Kandang dan sekitarnya tetap tenang dan aman. Hindarkan gangguan yang mungkin timbul di kandang.
Ayam broiler/pedaging merupakan daging yang paling familiar bagi seluruh lapisan masyarakat untuk dikonsumsi atau dimakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai anak-anak, remaja, sampai orang dewasa tidak ada yang tidak kenal dengan daging ayam. Bahkan dalam acara keluarga yang melibatkan konsumsi, kehadiran daging ayam tidak pernah dilupakan orang. Dibandingkan dengan daging ternak ruminansia, tekstur daging ayam lebih halus dan lebih lunak, sehingga lebih mudah dicerna. Selaim itu juga ayam pedaging di daging nya mengandung bahan kering yang terdiri atas protein, lemak, dan abu. Daging ayam merupakan salah satu sumber bahan pangan hewani yang mengandung gizi cukup tinggi berupa protein dan energi.
Permintaan adalah keinginaan konsumen membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu Besarnya permintaan suatu barang atau produk ditentukan oleh banyak factor. Permintaan akan daging ayam terus meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat di suatu daerah. Konsumsi akan daging ayam sangat diterima oleh konsumen diseluruh dunia dibandingkan dengan konsumsi daging lainnya. Permintaan daging ayam biasanya sangat meningkat jika mendekati hari-hari besar. Selain itu juga permintaan daging ayam yang meningka terus adalah harga daging ayam broiler, harga ikan, dan jumlah anggota keluarga. Sedangkan harga ayam kampung, tingkat pendidikan ibu rumah tangga tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler.
Fenomena ini diperkirakan akan terus-menerus meningkat dan berlanjut di masa depan bahwa industri unggas adalah sektor yang paling dinamis dalam bisnis daging global, dari semua jenis daging yang dikonsumsi di dunia, ayam terus mengalami peningkatan permintaan di setiap tahunnya. Ayam pedaging merupakan jenis daging unggas terbesar yang dikonsumsi oleh masyarakat. Konsumsi daging ayam broiler oleh masyarakat Indonesia dipastikan akan terus meningkat setiap tahunnya mengingat beberapa pertimbangan seperti bertambahnya populasi. Secara umum Sektor peternakan telah mengalami kemajuan dengan kehadiran pengembangan ternak dengan tanggung jawab bersama antara pemerintah, public dan swasta. Ayam pedaging semakin di minati Masyarakat karena harga produk yang jauh lebih murah dibandingkan produk ternak lainnya seperti daging sapi, kerbau, kambing dan daging ayam buras (ayam kampung).
Sejak tahun 2010 Indonesia sudah melaksanakan swasembada daging ayam ras broiler, dimana konsumsi daging nasional didominasi oleh karkas atau daging ayam. Saat ini telah diambil langkah-langkah positif diantaranya pengadaan bibit ternak unggul, manajemen yang handal serta perlu diadakan revitalisasi dan penataan Rumah Potong Ayam (RAP) yang standar, peningkatan mutu dan keamanan pangan serta menjamin kehalalannya. Bisnis ayam pedaging banyak diminati masyarakat dan semakin menggeser ternak ruminansia besar, khususnya ternak sapi potong, dalam memenuhi kebutuhan daging nasional.
Menurut data Kementrian Pertanian (2013), permintaan ayam ras pedaging nasional dalam setiap tahun mengalami kenaikan. Pada tahun 2013 produksi daging ayam ras sebesar 1,5 juta ton, sedangkan untuk tahun 2014 produksi daging ayam ras sebesar 888,32 ribu ton atau meningkat sebesar 12,14 persen dari tahun 2013. Produksi daging ayam ras tahun 2015 sampai dengan 2020 mengalami peningkatan sekitar 15,16 persen dalam tiap tahunnya. Permintaaan daging ayam ras tahun 2020 sebesar 2.072.672 ton. Permintaan daging ayam ras yang semakin meningkat di Indonesia membuatpemerintah mengambil kebijakan-kebijakan yang tepat agar permintaan daging ayam ras tetap terpenuhi. Tingkat pendidikan secara parsial berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam ras broiler. Peningkatan angggota keluarga juga berbanding lurus dengan peningkatan jumlah masyarakat. Sehingga jika anggota keluarga bertambah maka jumlah permintaan daging ayam ras juga akan meningkat. (*)






