Perjalanan Musaffa’ Safril Sebelum Menjadi Wasekjend Pimpinan Pusat GP Ansor

Musaffa' Safril Wasekjend Pimpinan Pusat GP Ansor.

MEMOX.CO.ID – Di usianya yang menginjak 40 tahun, Musaffa’ Safril diamanahi sebagai Wasekjend Pimpinan Pusat GP Ansor dan sekretaris Kordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur (Jatim)

Terlepas dari semua ini, pria kelahiran 11 April 1984, yang beralamatkan di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, sudah aktif di dunia organisasi. Bahkan se masa sekolah, juga sempat nyantri di Pondok Pesantren Al Ishlah.

“Saya sekolah di MI Nurul Jali dan MTs Nurul Asrar Desa Pakamban Daya. Saat Di MTs Nurul Asrar itu saya mondok,” katanya.

Selepas itu, ia melanjutkan pendidikan di MA Tarbiyatus Shibyan, Kabupaten Pamekasan. Di sana ia juga nyantri. Selepas itu, ia melanjutkan pendidikan S1-nya di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Merdeka Surabaya, kemudian menamatkan kuliah S2-nya di Universitas Bhayangkara Surabaya.

“Waktu saya kuliah, saya aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), terakhir menjabat sebagai Ketua 3 PC PMII Surabaya periode 2009 – 2010,” katanya.

Usai menamatkan studinya, pada tahun 2012-2015, pria yang akrab disapa Safril, dipercayai untuk menyelenggarakan kegiatan SANLAT BPUN (Pesantren Kilat Bimbingan Pasca Unas) oleh PW Ansor Jatim yang diselenggarakan secara serentak di beberapa kabupaten di Jawa Timur.

Program yang ia jalankan waktu itu adalah, memberikan bimbingan belajar intensif gratis bagi anak-anak kurang mampu dari kalangan Nahdlatul Ulama selama satu bulan penuh.

Hal itu untuk mengawal anak-anak muda NU, agar bisa masuk di Perguruan Tinggi Negeri dan menjadi kader penggerak NU di kampusnya masing-masing.

Melihat kegigihan, keuletan, dan bertanggung jawab dalam mengemban amanah, pria asal pulau garam Madura ini diberi tanggung jawab yang lebih besar.

Tahun 2014-2016, Safril diberi tugas sebagai Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jatim, sekaligus diberi amanah untuk mengelola Ansoruna Business School di Jawa Timur.

Ansoruna Business School sendiri adalah penyedia jasa pendidikan, pelatihan dan konsultasi pengembangan usaha di bawah koordinasi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Melalui wadah ini, ia rajin menyelenggarakan kegiatan pelatihan berkaitan dengan pengembangan usaha bagi kader muda NU.

“Agar membangun kemandirian ekonomi kader sekaligus merangkul komunitas anak-anak muda,” katanya.

Dengan kedisiplinan dan tanggung jawab itulah, tahun 2019-2024, Safril diberi amanah sebagai Wakil Ketua bidang Ekonomi, Koperasi dan Pengembangan UMKM PW GP Ansor Jatim dibawah Nahkoda Ketua PW Ansor Jatim Gus Syafiq Syauqi.

“Saat Gus Syafiq Syauqi terpilih sebagai Ketua PW Ansor Jatim saya diamanahi sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Bidang Ekonomi, Koperasi dan UMKM periode 2019-2024,” jelasnya.

Keberpihakannya terhadap pelaku UMKM salah satunya dibuktikan dengan membuat usaha sarung batik tulis yang ia beri nama sarung esbeha.

Dimana usaha ini awalnya dia bangun karena keprihatinanya kepada para pengrajin batik tulis di Jawa Timur yang banyak gulung tikar akibat covid 19 dan sulitnya akses pemasaran.

Saat ini sudah ada sekitar 150 pengrajin batik tulis di Jawa Timur yang ikut terlibat dalam kegiatan usaha ini.

“Alhamdulillah saat ini ada sekitar 150 pengrajin batik tulis yang sudah tergabung bersama kita”.

Saat ini Safril masuk dalam jajaran Pimpinan Pusat GP Ansor Periode 2024-2029 diamanahi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal

Kendati demikian, ia berharap, amanah yang saat ini ia pikul, bisa berjalan dengan baik, dan bekerja sesuai koridor organisasi demi majunya NU dan Gerakan Pemuda Ansor. (nif)