Beranda Pemerintahan Penyaluran BLT Tahap II Dipastikan Terlambat

Penyaluran BLT Tahap II Dipastikan Terlambat

131
0
LAMBAT - Kantor Bank BRI Jalan KH. Wahid Hasyim Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (24/6/2020)

Pihak Bank Akui Minim Tenaga

SAMPANG , Memox.co.id- Penyaluran BLT Dana Desa Tahap II di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tidak sesuai jadwal yang ditentukan. Semestinya, penyaluran tersebut sudah dilakukan sejak dua pekan lalu. Namun, distribusi bantuan belum terealisasi. Bahkan, hanya satu desa yang sudah terealisasi. Sementara bantuan tersebut harus disalurkan kepada 42 ribu penerima se – Kabupaten Sampang.

                Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang merencanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahap kedua di 180 desa dalam pekan ini. Bantuan itu akan dilakukan secara non tunai. Penerima akan menerima uang melalui ATM masing – masing. “Kami sengaja melakukan pencairan bantuan di setiap desa dengan menggunakan ATM. Namun itu tergantung kesiapan pihak Bank,” ucap Kepala DPMD Sampang Malik Amrullah.

                Dia mengakui, penyaluran BLT DD tahap II sudah dipastikan terlambat. Sebab sudah molor dua minggu dari jadwal yang sudah ditentukan. Hanya saja, lanjut mantan Kepala Dinas Sosial itu, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak bank. Sehingga bantuan bisa rampung dalam waktu dekat. “Keterlambatan ini bukan kelalaian. Tapi karena menghindari penyelewengan distribusi dana BLT yang bersumber dari dana desa,” imbuhnya.

                Terpisah, Funding Officer (FO) BRI Sampang Ria mengatakan, bahwa pihaknya tidak dapat mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dalam pekan ini. Alasannya, pihak bank butuh waktu untuk menggarap buku tabungan dan ATM sebanyak 42 ribu.

                Selain itu, pihak Bank mengaku ada kendala dengan jumlah petugas. Dinilai petugas yang ada masih minim. Praktis akan memperlambat pembuatan buku tabungan dan ATM. “Sebanyak 42 ribu buku tabungan itu tidak mudah. Membutuhkan tenaga yang cukup. Sementara tenaga kami terbatas,” ungkapnya.

                Kendati demikian, lanjut dia, pihak Bank BRI akan berusaha maksimal. Sehibgga bisa disalurkan dengan cepat. “Saat ini kita sudah garap buku tabungan dan rekening. Kita tetap upayakan agar lebih cepat dari perkiraan,” ucapnya.

                Ria mengaku pihak Bank sudah menerima data 42 penerima bantuan dari DPMD. Sebelumnya data itu diterima dari semua kepala desa di Sampang. “Kalau satu desa selesai langsung kita salurkan bantuannya. Sementara ini masih satu desa, yakni Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Sampang,” pungkasnya. (fat/ono)