Beranda Pemerintahan Tekan Covid-19, Pemdes Pesawahan Dirikan Pos Chek Point

Tekan Covid-19, Pemdes Pesawahan Dirikan Pos Chek Point

36
0
Tek Foto : Pj. Kepala Desa Pesawahan (masker putih) bersama tim relawan saat PSBB melakukan penyemprotan disinfektan kerumah warga dan saat chek point suhu badan. (gus)


Sidoarjo, Memox.co.id –  Pemerintah Desa Pesawahan Kecamatan Porong mendirikan tiga pos check point, ditempatkan pada masing-masing wilayah RW. Dikarenakan tempat itu adalah akses jalur pintu keluar masuk desa, sebagai jalur warga dan pengguna jalan untuk beraktifitas.

            Letak Desa Pesawahan, Kecamatan Porong berada paling utara di Kecamatan Porong . Posisinya, berbatasan langsung dengan desa Kedungboto, Desa Wunut dan Desa Randegan, Kecamatan Tanggulangin.

            Pj Kepala Desa Pesawahan Suyono didampingi Sekretaris Desa Moch Khunaefi mengatakan, secara geografis letak desa ini memang paling utara dan berbatasan langsung dengan Desa Randegan jika kearah utara. “Selama PSBB tahap I, II, dan III, mendirikan pos check point di  3 tempat itu, antara lain berada di RW. I, RW. II, RW. III. Hal itu seperti desa lainnya, di berlakukan 3 shift untuk penjagaan,” ujarnya Rabu (24/06/2020) siang.

             Shift pertama pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, shift kedua pukul 16.00 sampai pukul 23.00 WIB, dan shift ketiga pukul 23.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB. Pos check point dijaga oleh tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Petugas Kesehatan, BPD, LPMD, RT, RW, Kader, dan Karang Taruna. “ Alhamdulillah, selama PSBB tahap I, II, III dari hasil check point pada dua pos melalui check suhu badan itu negative dan tidak ada yang reaktif atau posistif, “ terang Suyono.

            Sebelumnya,  Pemdes Pesawahan bersama warga  bergotong-royong melaksanakan  penyemprotan disinfektan dan  pembagian masker. “Sesuai himbauan dan peraturan yang ada. Protokol kesehatan kita harus tetap berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker jika berpergian. Tujuan untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan orang lain, “ jelas Suyono. (gus/ono)