Pengasuh Ponpes Darussalam dan Rektor IADA Resmikan Kampus II

Pengasuh Ponpes Darussalam dan Rektor IADA Resmikan Kampus II
Pengasuh Ponpes Darussalam dan Rektor IADA Resmikan Kampus II

Banyuwangi, Memox.co.id – Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, KH. Hisyam Syafaat dan Rektor Institut Agama Islam (IAIDA) Blokagung, KH. Ahmad Munib Syafaat resmikan Kampus II IADA bertempat di Dusun Sumberkembang, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Sabtu (10/4/2021) siang.

Kampus II IAIDA Blokagung, berdiri diatas tamah seluas 4,5 hektar diharapkan bisa menampung sekitar 5000 santri yang akan mengejar pendidikan tinggi berbasis pesantren. Dengan tiga fakultas dan delapan program studi untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul disegala bidang.

Baca juga: Takmir Masjid Divaksin Covid-19

“Nantinya semua kegiatan proses perkuliahan akan dijadikan satu di kampus II ini. Untuk sementara pembangunan dilakukan secara bertahap,” ujar Gus Munip sapaan akrab KH. Ahmad Munib Syafaat.

Sejak berdiri tahun 2001, kata Gus Munip, pendidikan berbasis pesantren mampu mewarnai dunia pendidikan dengan meluluskan mahasiswa terbaiknya. Dengan bekal ilmu agama dan ilmu umum yang diterima selama belajar, menjadi bekal kuat bagi mahasiswa-mahasiswi lulusan IAIDA Blokagung. “Kami minta bantu doanya, semoga tahun depan rencana menambah dua prodi terlaksana,” pinta Gus Munip.

Rencananya, IADA Blokagung akan membuka program studi pasca sarjana, ada dua program studi, yakni Master Pendidikan Islam (MPI) dan Ekonomi Syariah. Dua program Studi Pasca sarja ini menjadi fokus utama pengembangan Institut dibawah naungan yayasan pondok pesantren Darussalam.

“Kolaborasi dan kerja sama dengan semua kalangan telah kami lakukan dengan harapan kampus ini bisa menjadi pilihan utama dalam mengejar pendidikan tinggi,” katanya.

Kampus II merupakan pengembangan dari Kampus I yang berada dalam lingkungan pondok pesantren Darussalam. Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa, sehingga perlu diadakan perluasan untuk menampung dan mengurai santri yang ingin meneruskan pendidikan tinggi.

Fasilitas yang dimiliki di kampus II ini adalah asrama mahasiswa, gedung serba guna, gelanggang olahraga, sarana ibadah sebagai penunjang kegiatan belajar. “Sekitar 5000 santri nantinya akan ditempatkan di kampus II. Sementara ini masih ada 24 kelas, tahun depan kita tambah 20 kelas lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tegalsari, Satriyo sangat apresiasi yayasan Darussalam Blokagung dalam mengembangkan pendidikan. Menurutnya pendidikan berbasis pesantren lulusan sudah tidak diragukan lagi, karena selama menuntut ilmu didunia pendidikan harus dituntut mengerti dua ilmu sekaligus. “Sungguh luar biasa apa yang dilakukan Darussalam Blokagung dalam mengembangkan pendidikan,” ucapnya.

Lanjut Camat Tegalsari, semoga fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi bisa menjadi penunjang dalam segala kegiatan yang dilakukan. IAIDA merupakan kampus terbesar yang ada di Kecamatan Tegalsari, bahkan nama Darussalam Blokagung tidak hanya dikenal di lingkup kabupaten, namun namanya sudah menasional bahkan internasional sudah mengenal Ponpes ini.

“Semoga kedepan semakin maju, mampu menjadi lembaga pendidikan tinggi yang menjadi pilihan utama,” pungkasnya. (ant/mzm)