Bondowoso, Memox.co.id – Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin mengatakan, dalam menjalankan program pembangunan, Pemkab Bondowoso mengacu pada prioritas pembangunan Nasional, Provinsi Jawa Timur, RPJMD Kabupaten Bondowoso tahun 2018-2023 dan prioritas pembangunan Kabupaten Bondowoso tahun 2020.
“Terjadinya bencana nasional pandemi Covid-19 di tahun 2020, sangat mempengaruhi semua sektor dalam rangka pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bondowoso relatif lebih baik dibanding dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Jawa Timur,” jelasnya.
- Baca juga: Polisi Mulai Periksa Petugas Rumah Sakit
Kontraksi pertumbuhan ekonomi Bondowoso, lanjutnya, selama tahun 2020 sebesar -1,36%. Sedangkan Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur Tahun 2020 terkontraksi sebesar -2,39% dan pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar -2,07%. Ditambahkan, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) perkapita penduduk Kabupaten Bondowoso tahun 2020 untuk ADHB (Atas Dasar Harga Berlaku) sebesar Rp 25.685.198,89.
Mengalami peningkatan dibanding PDRB perkapita penduduk Kabupaten Bondowoso tahun 2019 sebesar Rp 25.614.000,00. Sedangkan PDRB ADHK perkapita penduduk pada tahun 2020, Rp 17.331.383,39. “Terjadi penurunan dibanding tahun 2019 dengan nilai Rp 17.585.000,- (tujuh belas juta lima ratus delapan puluh lima ribu rupiah),” kata Pengasuh PP Mambaul Ulum Tangsel Wetan Kecamatan Wonosari ini.
Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia, kata Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso, yang diukur oleh Rasio Gini (Gini Ratio) sepanjang tahun 2020 diperkirakan mengalami kenaikan.
Ditambahkan, selama pandemi, tingkat pendapatan masyarakat mengalami penurunan, khususnya pada lapisan bawah. Sehingga tingkat pengeluaran semakin kecil. Peningkatan angka rasio gini akan menyebabkan angka kemiskinan meningkat.
Persentase kemiskinan di Bondowoso pada tahun 2019 menunjukkan hasil yang memuaskan. Dengan menurunnya kemiskinan pada level 13,33%. Namun dengan adanya pandemi Covid pada tahun 2020 tingkat kemiskinan juga mengalami peningkatan kembali menjadi 14,17%. (sam/mzm)






