MemoX.co.id
Warga Kecamatan Pakis, Tumpang dan Tajinan, Kabupaten Malang bisa tersenyum. Ini dampak dari pengaspalan jalan ditempat itu oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang. Selama ini warga selalu berhadapan dengan jalan rusak, berlubang, terkelupas dikarenakan beban kendaraan melampaui kekuatan jalan.
Dikutib dari Malang Times, pengaspalan jalan di wilayah Pakis-Tumpang terbilang lama. Walaupun, belum seluruh wilayah jalan yang ada di Pakis tertangani perbaikannya oleh Dinas PU Bina Marga.
Hal ini disampaikan oleh Camat Pakis Firmando Hasiholan Matondang yang mengatakan, tindakan PU Bina Marga merespon keluhan masyarakat di wilayah Pakis, cukup membuat warga senang.
“Penanganan PU Bina Marga cukup membuat warga senang. Dimana, sebenarnya cukup lama juga keluhan warga kepada kami di tingkat kecamatan atas jalan rusak ini,” ucapnya yang mencontohkan, keluhan warga terhadap Jalan Sekarpuro, Pakis, yang rusak sejak sekitar tahun 2018 lalu.
Banjir keluhan atas jalan rusak yang mengalir ke kantor Kecamatan Pakis pun didistribusikan secara langsung ke pihak terkait. Yakni Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Walau harus bersabar dengan kerusakan jalan di wilayah tersebut, akhirnya Jalan Sekarpuro sampai perbatasan Tumpang pun diperbaiki.
“Dari hasil cek saya dari ujung Jalan Sekarpuro sampai dengan Jalan Ampeldento. Sebagian sudah diperbaiki. Ada juga yang baru dilakukan pembersihan. Kami menyadari dengan luasnya wilayah Kabupaten Malang, jalan rusak di wilayah kami baru diperbaiki. Prinsipnya kami bersyukur dibenahi,” ujar Firmando.
Selain Jalan Sekarpuro, jalan di wilayah Pakis yang rusak dan dibenahi diantaranya Jalan Raya Pakis, Jalan Raya Bunuwetan, Jalan Raya Pakis Jajar, hingga ke perbatasan Tumpang.
“Sudah banyak yang dibenahi, tapi yang kondisinya masih rusak juga masih banyak. Kami yakin Pemkab Malang akan membenahi wilayah Pakis,” ujarnya.
Di kesempatan berbeda, salah satu pegawai Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, mengatakan, pihaknya memang tidak bisa serta merta melakukan perbaikan jalan rusak. Terutama terkait luas wilayah Kabupaten Malang yang warganya pun menyampaikan keluhan serupa setiap tahun.
“Jadi untuk di wilayah Pakis ini memang kita sudah terima laporan cukup lama. Tapi, perbaikannya memang baru bisa dilaksanakan. Ini sekali lagi karena minimnya petugas yang mengcover wilayah Kabupaten Malang,” ucap sumber Memo X yang tidak mau disebutkan namanya.
Dirinya juga menyampaikan, beberapa kebijakan terkait alih status jalan di berbagai wilayah, salah satunya di Pakis. Dari status jalan kabupaten menjadi jalan provinsi, pun masih dalam proses. “Dimungkinkan ini juga yang membuat lama perbaikannya. Kita menunggu kepastian adanya perubahan status jalan,” pungkasnya. (*/man)






