Pengaruh Teknologi Pembelajaran Daring Terhadap Kualitas Mahasiswa Perguruan Tinggi

Penerapan teknologi daring

Perubahan era digital terhadap pembelajaran,Karena dengan internet, pendidikan kini lebih mudah diakses, menarik, dan efisien dibandingkan sebelumnya. Masa depan pendidikan yang menjanjikan di era digital dapat dipastikan, meskipun masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, dengan terus majunya teknologi digital dan dedikasi lembaga pendidikan untuk menyambut perubahan-perubahan ini (Geertshuis & Liu. 2022).

Era digital mengantarkan era baru dalam pembelajaran, Penelitian mengenai topik integrasi teknologi dalam pendidikan telah berkembang secara internasional. Telah terjadi perubahan paradigma dalam pendidikan sejak pergantian abad, dengan munculnya alat dan sumber daya digital yang sangat meningkatkan kualitas pengajaran. Lebih dari sebelumnya, siswa berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas berkat alat digital, platform pembelajaran online, dan perangkat lunak pedagogi. Keterlibatan siswa, motivasi, dan hasil belajar semuanya dapat ditingkatkan dengan penggunaan teknologi dalam pendidikan. (Erawati et al. 2022).

Untuk memenuhi keadaan dan preferensi pembelajaran unik setiap siswa, instruktur kini dapat menggunakan alat digital untuk membuat rencana pembelajaran individual. Dengan menganalisis data kinerja siswa, sistem pembelajaran adaptif dapat secara efektif mengatasi kesenjangan pembelajaran melalui intervensi. (Ditto, S. B., & Pujiastuti, H, 2021).

Dampak penerapan pembelajaran LMS

Sejumlah faktor berkontribusi terhadap pertumbuhan sistem manajemen pembelajaran (LMS) di pendidikan tinggi, termasuk kepraktisan, penggunaan, dan efektivitas sistem dalam memfasilitasi pembelajaran siswa. Menurut Gunawan dkk. (2019), pengaruhnya dapat meningkatkan pelatihan siswa dalam elemen verbal, figural, numerik, dan prosedural.

Selain itu, hasil belajar siswa, efisiensi pembelajaran, dan motivasi semuanya dapat ditingkatkan dengan operasi optimasi LMS. Ini menunjukan jika mekanisme belajar LMS disimpulkan bisa lebih mudah dan murah (Song & Luan. 2020).

KESIMPULAN

Pandemi COVID-19 mendorong peralihan ke pembelajaran daring, memanfaatkan teknologi daring untuk memfasilitasi pembelajaran tanpa tatap muka. Teknologi daring memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran, namun masih ada beberapa tantangan yang perlu di atasai, seperti kurangnya penguasdaan teknologi oleh pengajar, mahalnya biaya kuota, dan jaringan internet yang tidak merata. Perkembangan teknologi digital seperti big data, machine, dan metaverse diharap dapat membawa era baru dalam pembelajaran, menjadikan lebih personal, efisien, dan menarik. Penerapan teknologi daring yang tepat dan sesuai denga konteksnya dapat membantu meningkatkankualitas Pendidikan era digital.