Pengamat Komunikasi Politik UB Sebut Petahana di Pilkada Gampang Menang, Ini Alasannya

Pengamat Komunikasi Politik UB Sebut Petahana di Pilkada Gampang Menang, Ini Alasannya
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof Anang Sujoko. (Foto:nif)

MEMOX.CO.ID – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Brawijaya (UB) Malang Anang Sujoko menyebut, calon incumbent atau petahana dalam Pilkada 2024 gampang menang. Pasalnya eksposur sosialnya lebih tinggi dibandingkan dengan penantang baru.

“Tapi dengan catatan kondisi masyarakat stabil,” kata Prof Anang Sujoko.

Meskipun, lanjut Anang, dalam catatan pertumbuhan ekonominya tidak tinggi, tetapi relasi kondisi politik, kestabilan pemerintahan terjaga, maka ini berpotensi incumbent menang lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.

Selain itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu menambahkan, secara nama, dia (petahana) tidak perlu membangun sisi popularitas. Sedangkan tokoh lain memiliki waktu membangun popularitas dan tidak semua popularitas kemudian menjadi elektabilitas.

“Artinya seseorang yang akan maju harus luar biasa melebihi yang sudah dilampaui oleh petahana,” katanya saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (20/6/2024).

Sedangkan petahana, dengan mengatakan iya saya maju lagi, maka elektabilitas itu akan terbangun. Maka dengan begitu, potensi menang bagi petahana sangat gampang.

Dalam kesempatan yang sama, ia melanjutkan, dengan potensi itu, biasanya banyak dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak mau berusah payah bertarung dalam kontestasi politik lima tahunan. Ia banyak didekati demi kepentingan pribadi.

“Misalnya, jabatannya agar tidak hilang karena petahana potensi menang sehingga dia mendidikasikan mendukung,” pungkasnya. (nif/syn)