Indeks

Pemkab Usulkan Gua Butha Cermee dan Sumber Wringin Masuk UGG

Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Pemkab Bondowoso mengusulkan 5 situs budaya atau culture site yang diusulkan dalam Ijen Geopark. Salah satu diantaranya Gua Butha. Ada dua situs Gua Butha yang diajukan masuk warisan dunia UNESCO Global Geopark (UGG).

Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin mengatakan, Dua situs Gua Butha tersebut terletak di Desa Jirek Mas Kecamatan Cermee dan Desa Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin.

“Gua Butha di Jirek Mas merupakan gua pertapaan pada akhir zaman kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-13 dan 14. Butha memiliki arti ‘raksasa’ dalam Bahasa Madura (Bahasa Lokal Tradisional),” kata Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso.

Gua Butha Jiek Mas dan Gua Butho Sukorejo. (sam)

Gua ini, tambah alumni PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo ini, berupa cerukan pada tebing batu. Relief berbentuk raksasa dengan mata terbuka lebar, gigi bertaring dan tangan berkuku tajam.

“Patung yang terdapat di Gua Butha digambarkan dengan mata terbuka lebar, gigi bertaring dan lidah menjulur ke bawah. Juga ada angka 1316 Caka atau Tahun 1394 sebagai penanda tahun berdirinya Kerajaan Majapahit,” cerita Kyai Salwa.

Dijelaskan, pada sisi barat gua terdapat beberapa relief yang merupakan bagian dari induknya. Berupa Kuncup Bunga Teratai yang merupakan lambang Agama Budha. Ada juga relief Budha bermeditasi, berkepala manusia dan beberapa binatang yang biasa digunakan sebagai kegiatan ritual keagamaan.

Sedangkan Gua Butha Sumber Wringin, merupakan gua untuk meditasi atau pengasingan diri dari kehidupan dunia. Sebab terdapat beberapa lubang kecil yang diperkirakan sebagai tempat lentera atau lilin saat ritual berlangsung.

Pantauan Memo X di lokasi, ukuran mulut gua setinggi 3 meter san lebar 5 meter, berbentuk ruang memanjang ke dalam dan mengecil dengan kedalaman 17 meter dari permukaan gua.

Kyai Salwa memilih dua Gua Butha masuk Ijen Geopark, karena strukturnya memiliki nilai kesejarahan yang cukup panjang. “Jarak tempuh dari kota Bondowoso ke lokasi cukup jauh, namun mempunyai nilai history,” jelasnya. (sam/mzm)

Exit mobile version