Bondowoso, Memox.co.id – DKP (Dinas Ketahanan Pangan) pada kesempatan ini bersama Satgas TMMD (Tentara Manungal Membangun Desa ke-110 di Desa Klekehan dan Desa Penang Kecamatan Botolinggo bersinergi membangun desa .
“Pada kegiatan bersama Satgas TMMD ke 110, DKP mensosialisasikan pemanfaatan limbah bekas minyak goreng yang di buat menjadi sabun batangan untuk keperluan mencuci pakaian dan perlengkapan dapur,” kata Dandim 0822, Letkol Kav. Widi Widayat.
Rajinah, instruktur dari DKP mengatakan, pemanfaatan limbah bekas minyak goreng sangat bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat desa Klekehan dapat membuat sabun batangan untuk kebutuhan sendiri.
“Di samping itu, salah satu bahan yang di butuhkan untuk membuat sabun adalah soda api. Bahan ini bisa di dapat dari salah satu toko yang ada di Desa Klekehan”, ujarnya, Sabtu (27/03/2021).
- Baca juga: Bupati Salwa Apresiasi Kapolres Bondowoso
Di tempat yang sama, Pj. Pasi Intel Kodim 0822/Bondowoso, Kapten Arm Edy Mulyono memberikan materi tentang pemanfaatan lahan kosong serta lahan yang tidak produktif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa Klekehan dan desa Penang.
“Pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidak produktif di gunakan sebagai kebun pisang. Di Kabupaten Bondowoso, kebutuhan pisang masih sangat besar sekali,” kata Edi, sapaanya.
Perwira yang juga sebagai Danramil Kecamatan Tegal Ampel ini menambahkan, lahan yang ada di Desa Klekehan dan Desa Penang, sangat cocok untuk mengembangkan tanaman pisang.
Dijelaskan, pisang bisa dijadikan berbagai macam produk unggulan. Pisang bisa direkayasa panen setiap bulan. Daun pisang bisa di jual, jantung pisang bisa di jadikan olahan tradisional.
“Batang pisangpun, bisa dijadikan produk unggulan, berupa olahan kripik batang pisang. Disamping buah pisang yang bisa dimanfaatkan menjadi berbagai produk olahan, apalagi buahnya,” ujarnya. (sam/mzm)
