Indeks

Pemkab Malang Siapkan 110 SPPG, Masih Terbangun 11 SPPG

FT. Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak sekolah di salah satu sekolah di Kabupaten Malang. (MemoX/nif).
FT. Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak sekolah di salah satu sekolah di Kabupaten Malang. (MemoX/nif).

MEMOX.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus melakukan penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Malang. Sebab, 11 SPPG yang sudah running, diakui belum bisa menjangkau 33 kecamatan se-Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi mengatakan bahwa, harusnya, di Kabupaten Malang dibutuhkan 110 SPPG demi menunjang Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sampai hari ini ada 11 titik SPPG, tapi untuk se-Kabupaten Malang target kita ada 110. Insyaallah bulan ini sampai pertengahan September masih running 50 lagi. Sehingga total bisa 65 an lah,” katanya.

“Sisanya, dalam tahun ini diharapkan bisa terbangun dan beroprasi semua,” lanjutnya Kamis (14/8/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini, sudah ada 19 SPPG yang sudah persiapan running. Kemudian, 52 masih pembangunan, dan 21 pengajuan serta tujuh sisanya masih persiapan.

Rata-rata, dikatakan Mahila, satu SPPG melayani 3 ribu penerima dengan dua kali sistem pengiriman. Pertama, dilakukan pengiriman pagi. Itu bagi ibu hamil, ibu menyusui, posyandu, Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usiam Dini (Paud).

Sedangkan pengiriman agak siang, itu dilakukan untuk anak Sekolah Dasar (SD) kelas 4, 5 dan 6 serta SMP, dan SMA baik negeri maupun swasta.

Oleh karena itu, mengingat jumlah penerima program MBG cukup banyak dan banyak yang belum terlayani, 110 SPPG itu, diharapkan segera bisa rampung dan beroperasi di tahun ini.

“Dalam tahun ini kita harapkan 110 SPPG harus terbangun dan broprasi semua,” jelasnya.

Di tanya soal kendala, mantan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang itu menyampaikan, masih ada beberapa titik sedang pengajuan serta menunggu proses verifikasi dan pembangunan.

“Kalau kepala SPPG sudah di sekolahan. Bahkan sudah ada yang magang di SPPG. Tapi untuk sarpras yang menyediakan dari mitra. Nah ini yang masih beberapa ada yang mengajukan, ada yang proses verifikasi, serta ada yang masih pembangunan,” pungkasnya. (nif/ume).

Penulis: Haniffudin MussaEditor: Ume Hanifah
Exit mobile version