Pemkab Jember Krisis ASN, 1700 Pegawai Pensiun di Tahun 2021

  • Bagikan
Bupati Jember Hendy Siswanto saat memimpin apel ASN lingkungan Kabupaten Jember.

Jember, Memox.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terancam akan kekurangan Aparat Sipil Negara (ASN). Tidak tanggung-tanggung pemerintah kota tembakau akan kekurangan ribuan personel ASN.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Kepegawain dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Suko Winarno. Suko menjelaskan, saat ini di lingkungan Pemkab Jember kekurangan  sekira 9.000 pegawai.     

Untuk memenuhi itu, pihak BKPSDM akan mengajukan pengadaan format CPNS. “Otomatis untuk menutupi kekurangan itu, saat ini teman-teman, dobel-dobel kerjaaanya dan lembur, itu yang terjadi dilapangan saat ini. Bisa bayangkan kalau umpamanya tidak diimbangi, bagaimana untuk pengadaan pegawai nya,” tutur Suko.     

  • Baca juga: Bupati Jember Optimis Silpa Kecil, Penyerapan APBD Hingga 90%
  • Lebih jauh ia mengatakan, di 2021 ini Jember mendapat formasi 4.305, otomatis itu akan mengurangi kekurangan yang ada di Pemerintah kabupaten Jember. “Khusus di lingkup Dinas Pendidikan ada beberapa ribu tenaga honorer, itu yang banyak disektor Pendidikan,” katanya.     

    Penyebab kekosongan ASN tersebut adalah banyaknya personel yang saat ini memasuki masa pension. Tahun ini ada 1.700 orang pensiun. Sebagai buktinya saat pemerintah daerah memberikan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 101 orang Aparatur Sipil Negara (ASN), di Pendapa Wahyawibawagraha pada, Selasa (12/10/2021).     

    Disisi lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Mirfano, mengungkapkan, pengurusan pensiun di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) saat ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

    “Sekarang sudah ada aplikasi yang bisa dipergunakan untuk mempercepat proses,” katanya.

    Sebanyak 101 orang personel yang pensiun terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga pendidikan pejabat struktural kemudian staf administrasi. Mirfano berharap, pelayanan bagi para calon pensiun terus ditingkatkan.

    “Kalau bisa tahun depan lebih baik lagi agar tidak ada satu orang pun calon pensiun ini yang tidak bisa menerima pensiunan,” katanya.    

    Ia berpesan, kepada para pensiunan agar terus bersyukur karena sudah pensiun dalam keadaan Khusnul khatimah. Selain itu, ia juga mengatakan kepada penerima SK pensiun dapat menerima dengan riang gembira seperti menerima SK pengangkatan CPNS. (ark/vin/mzm)

    • Bagikan