Jember, Memox.co.id – Bupati Hendy Siswanto optimis tahun ini tidak ada sisa lebih plafon anggaran (Silpa) pada APBD Kabupaten Jember. Tidak hanya itu Hendy meyakinkan publik anggaran APBD tahun 2021 akan terserap hingga 90 persen.
Pernyataan ini disampaikannya pada rapat paripurna jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap penyampaian nota pengantar Raperda Perubahan (P)-APBD 2021, di gedung DPRD Jember.
Bupati Jember optimis, melalui P-APBD, anggaran APBD kabupaten Jember sebesar 4,4 Triliun akan terserap 90 persen. Namun demikian agak sedikit kontradiksi, hingga triwulan ketiga, serapan APBD 2021 kabupaten Jember hanya 40 persen.
- Baca juga: Bertemu Menko Marves, Bupati Hendy Sampaikan Penanganan Covid-19 serta Bahas Ekonomi dan Investasi
“Kita optimis menyerap APBD 2021 sebesar 90 persen, bahkan lebih,” ungkap Bupati Jember, Hendy Siswanto, di hadapan awak media, sesuai rapat paripurna.
Meski tahun anggaran tinggal 2 bulan masih banyak program kerja bupati, melalui anggaran P-APBD 2021 masih banyak yang harus direalisasikan.
“Kita akan terus menggenjot penyerapan APBD, karena waktu efektif kita hanya 2 bulan. Kita akan melakukan koordinasi dan pengawasan yang ketat agar penyerapan anggaran maksimal. Setiap pekerjaan lelang akan kita lakukan secara prosedur, yakni melalui perencanaan dulu,” ucapnya.
Hendy berharap tidak ada Silpa di APBD kabupaten Jember untuk tahun anggaran 2021. Salah satu cara untuk mensiasati Silpa dengan menganggarkannya untuk pembayaran gaji di awal tahun.
“Nanti ada sisa anggaran, tapi akan kita peruntukkan untuk membayar gaji pegawai di awal tahun,” pungkasnya. (vin/mzm)






