MEMOX.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama jajaran TNI dan Polri menggelar Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) beras tahun 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di Paseban Alun-alun Raden Bagus Asra, Kamis (14/8/2025) itu merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya beras, di tengah masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 142 ton beras SPHP telah berhasil didistribusikan kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan Bondowoso memperoleh alokasi 10.000 ton beras untuk periode program ini. Dengan jumlah ini, Pemerintah Daerah memastikan bahwa pasokan beras di Bondowoso dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita dapat jatah 10.000 ton untuk periode ini. Maka masyarakat Bondowoso tidak perlu khawatir terkait ketersediaan beras,”ujar Fathur Rozi.
Program SPHP ini menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP ditetapkan sebesar Rp 57.000 untuk kemasan lima kilogram atau Rp 11.400 per kilogram. Beras ini diperuntukkan bagi kebutuhan konsumsi langsung masyarakat dan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan kembali.
Ia menekan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini. Program SPHP ini juga berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Ini bukan hanya soal distribusi beras, tetapi juga soal menjaga daya beli masyarakat dan ketahanan ekonomi warga Bondowoso,”sambungnya.
Pihaknya mencatat tingginya antusiasme masyarakat terhadap beras SPHP, terbukti dari stok yang kerap habis dalam waktu 2–3 jam setiap kali distribusi dilakukan.
Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Bondowoso, Hesty Retno Kusumastuti menerangkan total ada 9 ton beras yang diluncurkan har ini dalam GPM ini. Ia mengatakan penyaluran ini dibagi dalam tiga lini sektor diantaranya:
Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag, Polres dan juga Kodim. Namun kegiatan ini akan berlanjut di masing-masing kecamatan se-Bondowoso, di 23 kecamatan yang akan dijangkau.
“Ini launching untuk sinergi Pemkab TNI dan Polri. Rencananya distribusi mulai hari ini sampai 12 September 2025, kita keliling,”pungkasnya. (rif/syn)






