MEMOX.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bondowoso Job Fair 2026 di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Kamis (30/7/2026).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sekaligus Tenaga Kerja Kabupaten Bondowoso, Hari Cahyono, mengatakan Job Fair 2026 merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha untuk memperluas akses kerja bagi masyarakat.
Sebanyak 40 perusahaan berpartisipasi dengan menyediakan 1.224 lowongan pekerjaan yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Kerja Berkah maupun langsung di lokasi kegiatan.
“Job Fair ini menjadi upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri agar penempatan tenaga kerja semakin efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, menyampaikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Bondowoso pada 2026 berada di kisaran 5,5 persen. Meski menunjukkan tren membaik, masih terdapat sekitar 12.500 pencari kerja, yang sebagian besar merupakan lulusan SMA dan SMK.
Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat layanan informasi pasar kerja, memperluas penempatan tenaga kerja, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi berstandar nasional.
Ia juga mengajak para pencari kerja untuk terus meningkatkan keterampilan, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan memanfaatkan setiap peluang kerja yang tersedia agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Investasi yang masuk ke Bondowoso harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui penciptaan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal,” pungkasnya.(rif/syn)
