Indeks

Pemegang Polis AJB Bumiputera Kediri Ngamuk, Tuntut Premi Asuransi Segala Dicairkan

TUNTUT: Puluhan nasabah pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera mendatangi kantor AJB yang berada di Jalan Erlangga Kota Kediri

MEMOX.CO.ID – Puluhan nasabah pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera mendatangi kantor AJB yang berada di Jalan Erlangga Kota Kediri. Mereka menuntut agar klaim asuransi mereka segera dibayarkan, Selasa (17/01/2023).

Massa yang kecewa karena tidak perwakilan dari kantor AJB, kemudian menyegel pintu depan kantor AJB. Mereka memasang rantai dan dipasangi gembok, serta dipasangi banner tuntutan.

Massa kemudian dipersilahkan masuk ke kantor lewat pintu samping dan ditemui oleh kepala kanwil AJB Bumiputera Kediri.

Mediasi antara para nasabah dengan Kepala Kanwil AJB Bumiputera memanas. Beberapa kali nasabah yang emosi menunjuk-nunjuk dan berbicara dengan nada tinggi terhadap Kepala Kanwil AJB Bumiputera Kediri.

“Massa juga membentangkan poster tuntutan, seperti Bumiputera kembalikan uang kami, AJB ojo ruwet, Bumiputera penuhi janjimu ojo ruwet,” ujar salah satu nasabah.

Usai menemui nasabah, Kepala Cabang Bumiputera Kediri Nurul Iswantara mengatakan, pihaknya berjanji membantu mengajukan tuntutan para demonstran ke kantor pusat Bumiputera di Jakarta karena merasa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mencairkan.

“Kami akan mengajukan tuntutan para nasabah ini kepada kantor AJB Bumiputera pusat, karena semua kewenangan ada di kantor AJB pusat,” Kata Nurul Iswantara, Kanwil AJB Bumiputera Kediri.

Sementara koordinator nasabah Fitria Cahyarani mengaku, para pemegang polis sudah berkali-kali datang namun selalu dipermainkan dengan alasan kemampuan finansial perusahaan. Mereka juga semakin geram karena mendapatkan data ada pejabat Badan Pertimbangan Anggota (BPA) yang sudah mencairkan 1,4 milyar rupiah.

“Kami sudah bertahun-tahun menunggu pencairan premi yang tidak ada kejelasan. Padahal dari kami (nasabah) ada yang mempunyai polis 4-7 dengan nominal puluhan juta rupiah. Hari ini kami menuntut agar premi segera dicairkan. Jika tidak maka kami akan mengajak managemen AJB Bumiputera Kediri ke Jakarta,” ujarnya.

Ditegaskan olehnya, mereka akan mengancam akan menggerakkan massa lebih banyak apabila dalam waktu 10 hari tidak ada kejelasan, mereka akan melakukan aksi susulan dengan massa yang lebih besar. (mam/aji/fik)

Exit mobile version