Malang,Memox.co.id-Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melihat langsung kemampuan anggota Babinsa tracer Covid-19 wilayah Kepanjen cara menggunakan aplikasi Si Lacak yang di diperagakan di Ball Room Majapahit Hotel Santika Kota Malang ,Minggu (01/08/2021).
Dengan tetap mengedepankan Prokes Covid-19, dalam kegiatan tersebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kabaharkam Polri Komjenpol Drs. Arief Sulistyanto mewakili Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Sebelumnya beberapa waktu lalu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah membentuk tenaga tracer digital Covid-19 di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur dengan mengerahkan personel TNI khususnya anggota Babinsa menjadi petugas Tracer.
Dengan memanfaatkan teknologi digital aplikasi Tracer Si Lacak ini bertujuan membantu pengumpulan data dilapangan yang dirasakan masih kurang masif, seperti yang disampaikannya saat penyerahan secara simbolis perangkat Laptop kepada personel TNI yang bertugas sebagai tracer.
Perlu diketahui wilayah Malang Raya menjadi salah satu dari beberapa wilayah di Jawa Timur yang mendapatkan perhatian khusus terhadap penyebaran Covid-19 ini.
Sebelum melanjutkan lawatannya di wilayah Mojokerto Panglima TNI Marsekal Hadi bersama Kabaharkam Polri Komjenpol Drs. Arief menyaksikan langsung kemampuan petugas Tracer wilayah Kepanjen Kabupaten Malang yang diperagakan
Pelda Sunaryo seorang Babinsa Desa Jatirejoyoso Koramil 0818/05 Kepanjen.
Dalam peragaan itu Pelda Sunaryo bersama dengan anggota Babinkamtibmas Brigadir Bagus yang mana mereka berdua
merupakan personel yang ditugaskan sebagai tracer wilayah Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.
Dihadapan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Pelda Sunaryo langsung mengoperasionalkan aplikasi Tracer Si Lacak. Dalam tabel keterangan data sementara yang telah dikumpulkannya yaitu adanya jumlah kasus positif sebanyak 15 orang melaksanakan isolasi terpusat di Desa Jatirejoyoso .
Untuk diketahui kedua anggota ini bertugas membantu pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dalam melakukan tracing terhadap orang yang melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19. Tracer digital merupakan upaya bersama dalam meningkatkan rasio pelacakan sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Usai menyaksikan apa yang telah dilakukan anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam keterangannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengapresiasi apa yang telah diperagakan Pelda Sunaryo Babinsa Desa Jatirejoyoso Koramil 0818/05 Kepanjen.
Babinsa dan Babinkamtibmas ibarat Upin dan Ipin dalam membantu penanganan penyebaran Covid-19, harus selalu sinergi dengan pihak kesehatan dan aparat desa setempat.
“Apalagi di masa Pandemi Covid-19 dibutuhkan sosok Tracer dari Babinsa dan Babinkamtibmas yang tanggap serta profesional untuk mengoperasionalkan aplikasi Si Lacak dan Inarisk dalam menangani penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Malang Raya,” ujar Panglima TNI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 083/Bdj Kol Inf Irwan Subekti, Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto,S.I.K.M.Si Kapolres Malang AKBP Bagoes W HK,S.I.K. Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Yusub dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Ferdian Primadhona.
(fik)
