Oknum BRI Penipu 23 Warga Nonjobs

MENUNGGU: Mantan Kades Lesong Daya bersama sejumlah korban penipuan oknum karyawan BRI menunggu nasib.
MENUNGGU: Mantan Kades Lesong Daya bersama sejumlah korban penipuan oknum karyawan BRI menunggu nasib.

Pamekasan, Memox.co.id – Keberadaan MLA (inisial) oknum BRI yang menipu 23 warga Batumarmar masih misteri. Sejak nomor handphone yang biasa dihubungi tidak aktif, keberadaan “musuh” sejumlah warga Desa pantura itu dalam pencarian.

Jubir aliansi korban Fahmi Katili mengaku saat ini dia dan korban mencari keberadaan pelaku. Dia meyakini, pelaku masih berada di bumi Gerbang Salam.

Modus perorangan yang dilakukannya melibatkan banyak keluarga. Termasuk nomor rekening yang dipakai untuk menerima transferan dari sejumlah korban.

“Setelah didatangi ke keluarga pelaku tidak ada. (Keluarga) meminta kepada sejumlah korban utk tidak melibatkanya,” ujarnya.

Fahmi juga menyinggung status oknum. Menurutnya, dia pernah melakukan kesalahan. Posisinya saat itu masih sebagai marketing. “Makanya, pelaku di nonjobskan,” paparnya.

Kepala Pinca BRI Pamekasan Darwis Muhammad membenarkan pelaku saat non job. Meski statusnya masih sebagai karyawan BRI yang bersangkutan sudah lepas tugas.  “Posisi terakhir mantri. Kami sudah melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan tapi tidak hadir. Dua kali pemanggilan,” paparnya.

Kenapa tidak langsung dipecat? Darwis mengaku tidak serta memecat yang bersangkutan. Hal itu, terkait dengan undang-undang ketenagakerjaan. “Yang jelas kami sudah melakukan pemanggilan,” ujar pria Asal Sumenep tersebut.

Sekedar diketahui, nasib nahas menimpa kurang lebih 23 warga Batumarmar. Mereka ditipu oknum karyawan BRI Cabang Pamekasan berinisial MLA. Modus yang dilakukan pelaku meminta uang untuk didepositokan di Bank milik BUMN itu.

Selain deposito, korban diiming-imingi bonus, hasil, produk dan investasi BRI. Nyatananya uang uang yang digelapkan pelaku digelapkan. Sedikitnya, 8,277 Miliar dibawa kabur oknum korporasi tersebut.

Sebanyak 23 warga yang tersebar di sejumlah Desa di Kecamatan Batumarmar itu kini masih meminta pertanggungjawaban BRI Cabang Pamekasan. Sejumlah korban yang uangnya dibawa kabur oknum berinisial MLA itu mendatangi kantor cabang yang terletak di jalan trunojoyo tersebut.

Korban yang berasal dari Desa Lesong, Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar dan sekitarnya kini berharap uang yang sudah disetorkan kembali utuh. Jika tidak, korban akan melaporkan penggelapan tersebut ke polisi. (adi/ono)