Terlebih lagi, Ahmad Faisol berharap agar anggota Mappilu PWI Probolinggo Raya ikut berkontribusi dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang berkualitas dan bermartabat.
“Tentunya dalam menjalankan tugasnya tetap mengacu pada kode etik jurnalistik atau tetap menjaga reputasinya dan berada di jalur yang tidak memihak dan adil dalam menyukseskan Pemilu 2024,” pintanya.
Ketua PWI Probolinggo Raya HA.Suyuti mengatakan, pendaftaran Mappilu merupakan tindak lanjut dari MoU yang diteken antara PWI dengan Bawaslu pada Februari 2023 lalu.
“Keistimewaan pemantau Mappilu, selain melakukan pemantauan mereka juga mengangkat pemberitaan mengenai pengawasan Pemilu karena pemantau Mappilu merupakan wartawan,” tuturnya.
Pendaftaran Mappilu PWI Probolinggo Raya sebagai wujud kepedulian PWI dalam melindungi hak rakyat dalam pelaksanaan Pemilu. Sebagai organisasi kewartawanan ingin menjadi pemantau Pemilu secara resmi ke Bawaslu.
“Jadi tidak hanya mencari berita tapi ingin mewujudkan Pemilu yang Jurdil, maka perlu kerjasama dengan Bawaslu Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo,” terang Suyuti.






