Layak Jadi King Maker, Mantan Wali Kota Buchori Pengaruhnya Diperhitungkan

Layak Jadi King Maker, Mantan Wali Kota Buchori
Mantan Walikota HM yang masih dioperhitungkan dalam percaturan politik di Kota Probolinggo. (foto: huda)

MEMOX.CO.ID – Pertarungan politik pemilihan calon DPRD Kota Probolinggo dan presiden pada Pemiku 2024, tidak hanya berbicara siapa sosok yang akan bertarung. Kontestasi lima tahunan itu tentunya juga ada pemilih yang akan memberikan suaranya, juga terdapat partai politik pengusung, simpatisan, maupun sukarelawan hingga penyelenggara pemilu.

Namun, ada satu lagi yang tak kalah pentingnya dalam menentukan arah kontestasi pesta demokrasi, seperti sosok-sosok di belakang layar yang disebut King Makers, seperti  mantan Wali Kota Probolinggo dua periode HM Buchori.

“Sosok mantan Wali Kota HM Buchori dua periode meninggalkan rekam jejak yang baik memimpin Kota Probolinggo selama 10 Tahun. Sosok yang ditakuti sekaligus diperhitungkan dan mempunyai pengaruh besar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024,” ujar anggota DPRD Kota Probolinggo, dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Poniman, Selasa (12/09/2023).

Baca juga: DPRD Soroti 7 Kali Perubahan Penjabaran Anggaran Pemkot Probolinggo

Heri Poniman mengakui rasa kagumnya terhadap H.M Buchori  merupakan tokoh politik yang menjadi panutan, cara pola pikir politiknya sangat beretika dan santun. Faktanya, saat menjadi penguasa menjadikan  Kota Probolinggo mengalami lompatan besar yang cukup signifikan. Karismanya dapat meletakkan egonya, merangkul semua partai baik kawan maupun lawan demi kemajuan pembangunan Kota yang berjuluk”Bayuangga”.

“Beliau selalu terjun ke masyarakat, dan setiap ada warga yang meninggal pasti takziah ke rumah duka. Di benaknya memikirkan kepentingan masyarakat, terbukti selama memimpin kota Probolinggo dua periode, banyak yang dilakukan baik pembangunan fisik maupun dibidang sosial,” tandasnya.

Begitu juga, program  kemasyarakatan dipermudah utamanya bantuan sosial. “Sehingga wajar hingga kini  masih dicintai masyarakat dan  menjadi guru politik,” ucap Heri Poniman.