KPU Kabupaten Malang Target Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024 Lebih dari 60,48 persen

Malang, MEMOX.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang terus mensosialisasikan agar tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 27 November 2024 nanti tinggi.

Warga yang disasar antara lain masyarakat umum, komunitas, bahkan hingga sekolah-sekolah yang basisnya pemilih pemula.

Komisioner KPU Kabupaten Malang, Mahaendra Pramudya Mahardika mengatakan, tahun 2020 lalu saat Pilkada, tingkat partisipasi masyarakat hanya 60,48 persen. Harapannya tahun ini partisipasi masyarakat bisa lebih tinggi melebihi dari angka 60,48 persen.

“Kami akan lakukan sosialisasi termasuk pemilih pemula. Supaya nanti penyelenggaraan Pilkada mereka sudah tahu apa yang harus disiapkan,” katanya Jumat (23/8/2024).

Sayangnya, saat ditanya berapa pemilih pemula yang ada di Kabupaten Malang pada Pilkada serentak ini, ia mengaku tidak tahu karena ada dibagian divisi data.

Selain itu, dirinya mengaku akan terus memaksimalkan kerja sama dengan semua pihak dan tim Pasangan Calon (Paslon). Supaya mereka ikut mensosialisasikan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kendati demikian, masyarakat diharapkan bisa tergugah untuk datang ikut meramaikan Pilkada 2024. “Isi visi-misi mereka harapannya menarik masyarakat datang ke TPS untuk memilih,” jelas Dika.

Dalam kesempatan yang sama Dika menambahkan, sebenarnya target partisipasi masyarakat antara Pilkada dan Pemilu berbeda. Pemilu targetnya lebih tinggi yakni 77,5 persen dibandingkan Pilkada. Sebab, anggota yang bertarung antara Pilkada dan Pemilu berbeda.

Pilkada hanya ada dua yang harus dipilih yakni pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati. Berbeda dengan Pemilu yang didalamnya ada pemilihan presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten.

“Kalau Pilkada kan hanya dua saja Gubernur dan Bupati itu bukan partai, tapi yang kampanye tim Paslon. Kalau Pemilu banyak,” pungkasnya. (nif/mzm).