Memox.co.id -Sebanyak 150 prajurit dan ASN (Aparatur Sipil Negara ) Korem 083/BDJ (Baladhika Jaya ) mendapatkan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyebaran dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan tes urine bekerjasama dengan BNN Kota Batu bertempat di aula Makorem 083 /BDJ, Jum’at pagi (26/04/19).
Sebagai narasumber Kompol Edi dari BNN Kota Batu yang menyampaikan Provinsi Jatim (Jawa Timur )merupakan pengguna narkoba terbesar kedua setelah DKI Jakarta.
Dihadapan ratusan prajurit dan ASN Korem 083/BDJ Kompol Edi mengatakan, “Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman yang baik sintetis atau semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran akan rasa yang juga dapat menyebabkan komplikasi.
“Bangsa kita saat ini dalam keadaan darurat bahaya narkoba. Berhadapan dengan narkoba, sudah menjadi bahaya. Hal inilah yang menjadi tantangan bangsa kita dan tantangan kita semua, ”jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo ,”Saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba . Berbagai usaha telah dilakukan pemerintah untuk mencegah dan memberantas perbaikan serta peredaran narkotika ilegal.
“Mulai dari kegiatan pemberantasan antara lain melalui pengungkapan jaringan penyelundupan narkotika dan pengungkapan pabrik narkotika,”ujarnya
Danrem 083/ BDJ juga menegaskan,”Bahaya narkoba tidak hanya berdampak pada fisik saja, tetapi juga memperburuk kondisi mental. Selain merusak masa depan, narkoba dapat merenggut nyawa seseorang.
Seseorang yang biasa mengkonsumsi narkoba
bisa dilihat dari kondisi fisiknya yang terlihat kurus, pucat, mual-mual, dan lain-lain. Dengan adanya sosialisasi dan tes urine ini saya berharap seluruh prajurit dan ASN Korem 083/BDJ tahu akan bahayanya barang haram ini ,”terangnya. (fik)
