Malang, Memox.co.id – Kodim 0818 Kab Malang-Batu bersama Pemerintah Kabupaten Malang yang telah bergabung dalam Satuan Tugas Penanggulang Bencana Alam (Satgas Bencal) menggelar Apel bersama yakni gelar pasukan dan perlengkapan dalam tangka penanggulangan bencana alam Hidrometeorologi,Jum’at pagi (10/01/20).
Kegiatan apel ini merupakan wujud aksi dalam mempersiapkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi segala kemungkinan potensi bencana alam yang akan terjadi di wilayah Kabupaten Malang Jatim.
Apel yang diikuti anggota TNI Polri serta instansi terkait lainnya selalu siap terjun kelapangan untuk membantu proses rvakuasi korban bencana alam yang didukung penuh olah BPBD Kabupaten Malang.
Persiapan pelaksanaan apel Gulbencal Hydrometeorologi sudah fix 100 persen pada H-1 kemarin langsung di pimpin oleh Dandim 0818/Wil. Kab. Malang-Batu Letkol Inf H. Ferry Muzawwad S.IP.
Dari pantauan Memox.co.id segala sesuatunya yang terdiri dari persiapan personel, material Gulbencal serta elemen pendukung dalam proses evakuasi bila terjadi bencana alam di seluruh wilayah Kabupaten Malang, sudah siap semua.
Apel penanggulangan bencana alam Hidrometeorologi yang dipimpin Bupati Malang H.Sanusi dihadiri Danrem 083/ BDJ Kol Inf Zainuddin, Danlanal Malang Kolonel Laut Hersang Wisanggeni,Kadisops Abdul Rahman Saleh Kolonel Pnb Erwin, Wakapolres Malang Kompol Anggun serta Kepala Logistik BPBD Kabupaten Malang Bagio.
Dalam amanatnya Bupati Malang H.Sanusi pada intinya menyampaikan, semua pihak harus menyadari memang bencana alam tidak dapat ditolak, akan tetapi yang lebih penting dari itu adalah bagaimana upaya kita bersama untuk dapat meminimalisir dampak yang akan mungkin terjadi akibat bencana alam atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana,” ungkap Bupati.
Di tempat berbeda Komandan Kodim 0818 Letkol Inf H. Ferry Muzawwad S.IP menuturkan, ” Kodim 0818 sebagai Satuan Komando Kewilayahan di Kabupaten Malang- Batu bersama stake holder kebencanaan telah membentuk Satgas bencana baik ditingkat Kodim maupun Koramil jajaran yang bisa digerakkan sewaktu-waktu.
Tujuan utamanya tidak lain untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, dengan koordinasi yang telah dibentuk akan memudahkan personil dilapangan untuk dapat bertugas sesuai dengan tugas dan Fungsinya masing- masing” tandas Dandim.
Dirinyajuga menjelaskan, kami semuanya akan terus bekerja dengan keras untuk dapat menanggulangi bencana agar proses evakuasi korban dapat berjalan dengan cepat lancar dan sesuatu dengan rencana yang sudah kami buat,” ungkapnya. (fik)
