Indeks

Kisah Ni’amah, Nasabah KUR BRI di Kepanjen yang Sukses Menjadi Agen Toko Sembako dan Toko Emas

MEMOX.CO.ID – Berkat ketekunan, kerja keras, dan dukungan pembiayaan dari KUR BRI di Kepanjen kunci keberhasilan Ibu Ni’amah mampu mengembangkan usaha UMKM dari toko sembako sederhana menjadi agen sembako dan toko emas, Selasa (02/06/26).

Wanita berasal dari Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, telah menjadi nasabah BRI selama kurang lebih 20 tahun.

Perjalanan usahanya dimulai dari usaha sembako skala kecil yang dijalankan dari rumah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Berkat kegigihan dan konsistensinya dalam menjalankan usaha, usahanya terus berkembang dari tahun ke tahun.

Dalam proses pengembangan usaha, Ni’amah memperoleh dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dengan plafon kredit sebesar Rp 250 juta. Pembiayaan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat modal usaha, meningkatkan kapasitas perdagangan, serta memperluas jenis usaha yang dijalankan.

Berawal dari toko sembako sederhana yang dijalankan dari rumah, kini usaha Ni’amah berkembang menjadi agen sembako yang melayani kebutuhan masyarakat sekitar serta toko emas di Pasar Kepanjen.

Perjalanan usaha tersebut tidak hanya meningkatkan skala bisnis yang dijalankan, tetapi juga menunjukkan bagaimana pelaku UMKM lokal mampu tumbuh dan naik kelas melalui kerja keras, ketekunan, serta pemanfaatan akses pembiayaan secara produktif.

Selama kurang lebih dua dekade menjadi nasabah BRI, Ni’amah terus memanfaatkan layanan perbankan dan akses pembiayaan untuk mendukung pengembangan usahanya secara bertahap dan berkelanjutan.

“Saya menjadi nasabah BRI sudah sekitar 20 tahun. Awalnya hanya memiliki usaha sembako kecil-kecilan. Seiring berjalannya waktu dan dengan dukungan pembiayaan usaha dari BRI, Alhamdulillah usaha kami terus berkembang hingga saat ini memiliki agen sembako dan toko emas di Pasar Kepanjen,” ungkap Ni’amah.

Branch Office Head BRI Kepanjen, Herwansyah, mengatakan bahwa kisah Ni’amah merupakan salah satu contoh nyata keberhasilan pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan akses pembiayaan secara produktif untuk mengembangkan usahanya.

“BRI memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Kisah Ibu Ni’amah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan dukungan pembiayaan yang tepat, pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas usahanya dan naik kelas. Kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Herwansyah.

Menurut Herwansyah, keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari peningkatan omzet atau aset usaha, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha untuk terus beradaptasi, memperluas pasar, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI terus memperluas akses pembiayaan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta berbagai program pendampingan usaha.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kisah Ni’amah menjadi bukti bahwa dengan semangat pantang menyerah dan dukungan ekosistem pembiayaan yang tepat, pelaku UMKM dapat terus berkembang, memperluas usaha, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Dari usaha sembako sederhana yang dirintis dari rumah hingga berkembang menjadi agen sembako dan toko emas, perjalanan Ni’amah menjadi inspirasi bahwa UMKM lokal memiliki peluang besar untuk tumbuh dan naik kelas bersama BRI.(fik/*)

Exit mobile version