KH Drs Syaifuddin Zuhri Dukung TNI-Polri Tindak Kelompok Pemecah NKRI

93
0
Pengasuh Ponpes I’Anatut Tholibin Blimbing Kota Malang KH. Drs Syaifuddin Zuhri.
Pengasuh Ponpes I’Anatut Tholibin Blimbing Kota Malang KH. Drs Syaifuddin Zuhri.

Tugas Mulia Disisi Allah, Mati Membela Kamtibmas dan NKRI Adalah Mati Syahid

Kota Malang, Memox.co.id – Dukungan masyarakat kepada aparat penegak hukum khususnya Polri dibantu rekan TNI yang menindak tegas ormas radikal terutama yang ingin memecah belah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) terus mengalir.

Seperti dari pengasuh Ponpes (Pondok Pesantren) I’Anatut Tholibin Blimbing Kota Malang KH. Drs Syaifuddin Zuhri, Selasa (15/12/2020).

Dalam pernyataannya KH. Drs Syaifuddin Zuhri yang merupakan pengasuh Ponpes I’Anatut Tholibin Blimbing Kota Malang menegaskan, hingga saat ini Kota Malang aman dan kondusif.

Semua tidak terlepas berkat kedekatan kepolisian Polresta Malang Kota yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.Sos., S.I.K., M.H. kepada ulama maupun para lintas agama.

“Pada bulan April lalu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leo Simarmata melakukan silaturahmi ke Ponpes I’Anatut Tholibin banyak hal yang kami perbincangan,” ujarnya.

Sehubungan dengan adanya ormas dirinya mengatakan, NKRI harga mati, saya pengasuh Ponpes I’Anatut Tholibin Blimbing Kota Malang mendukung 100 persen terhadap langkah tegas TNI-Polri yang secara institusional berkewajiban menjamin rasa aman serta ketertiban masyarakat Indonesia.

“Apalagi ada kelompok kelompok tertentu yang ingin memecah belah persatuan serta menganggu NKRI, TNI Polri jangan ragu ragu untuk melakukan tindakan tegas, kerena kemuliaan disisi Allah SWT terletak pada penegakan hukum dan kepastian hukum,” terangnya.

Menurutnya, selama ini aksi–aksi ormas radikal yang mengatasnamakan agama telah meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

“Sudah saatnya TNI-Polri menunjukkan wibawanya sebagai pejuang NKRI. Tugas yang diembannya dari Allah SWT memang untuk menciptakan Kamtibmas. Mati membela Kamtibmas dan NKRI adalah mati syahid,” ungkapnya. (fik)