Indeks

Kejutan Besar, Bupati Sumenep Masuk Bursa Calon Potensial Gubernur Jatim

Hasil suvei yang menempatkan Achmad Fauzi di urutan ketiga bakal calon Gubernur Jatim. (foto:ist)

Meski di urutan terakhir dengan prosentase 7 persen cukup mengejutkan karena sebelumnya masih di posisi Cawagub.Tentu Fauzi akan jadi ‘kuda hitam’ dalam Pilgub Jatim 2024 mendatang. Ternyata Bupati Sumenep ini bisa mengancam keberadaan incumbent (Khofifah – Emil). Sebab pelan tapi pasti, dukungan terhadap Fauzi merangkak naik.

“Ternyata, tokoh muda ini lagi diminati dan paling berpeluang dipilih di Pilgub Jatim 2024. Yakni Emil 21,6 persen, Eri Cahyadi 8,9 persen dan Fauzi 8,6 persen. Diminati karena mereka tokoh menarik bagi masyarakat dan populer,” ujarnya.

Dilanjutkan jika tokoh muda saat ini lagi tren. Dengan gencarnya wira-wiri di media sosial bahkan dalam memajukan daerahnya termasuk dalam mengatasi berbagai masalah.

“Sebelumnya, Achmad Fauzi kurang dikenal. Tapi belakangan, santernya isu reaktivasi kereta api Madura, nama Fauzi masuk sebagai kuda hitam di Pilkada Jawa Timur,” kata Baihaki.

Alasan lainnya, dalam temuan ARCI, sebagai kuda hitam lantaran tokoh muda Madura ini dinilai berhasil mengurangi angka pengangguran terbuka, termasuk pencapaian menurunkan angka kemiskinan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep pada 2022 menyisakan 18,76 persen. Jumlah ini jauh menurun ketimbang tahun 2021 yang mencapai 20,51 persen.

Untuk tingkat pengangguran terbuka pada 2022 tinggal 1,36 persen, berkurang dari tahun 2021 sebesar 2,31 persen. Bahkan data gini ratio pada tahun 2022 juga menurun, menyisakan 0,266 persen. Angka gini ratio pada tahun 2021 masih 2,31 persen.

“Penurunan angka pengangguran terbuka dan indeks gini ratio menjadi yang terbaik dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur,” pungkasnya. (Edo/ono)

Exit mobile version