MEMOX.CO.ID – Suasana tak seperti biasanya di SMK 1 Islam Durenan Kabupaten Trenggalek, banyak siswa-siswi yang berasal dari sekolah lain memasuki sekolah unggulan tersebut. Tak lain, untuk Pelepasan Kontingen LKS Jatim 2023 se-Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr Ir Wahid Wahyudi MT hadir untuk melepas seratusan kontingen di dua kabupaten tersebut. Dirinya menyebutkan, siswa yang sudah menjalani seleksi dan menjadi kontingen merupakan anak pilihan sekolah sekaligus daerah.
“Kalian adalah hebat, orang penuh inovatif, kreatif, sehingga dipercaya untuk mewakili Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek untuk berlaga di tingkat provinsi,” ungkap Wahid Wahyudi, Rabu (10/5/2023).
Menurutnya, yang telah menjadi kontingen merupakan orang-orang pilihan siswa pilihan yang sudah dipercaya oleh sekolah. Bahkan dipercaya mewakili kabupaten untuk memberikan kemampuan terbaik dalam lomba kompetensi siswa di tingkat Provinsi.
Oleh karena Wahid mengaku, yakin siswa-siswi akan berjuang optimal mungkin. Pasalnya, siswa yang terpilih adalah wakil-wakil kebanggaan keluarga, sekolah dan kebanggaan daerah asal.
“Insyaallah saya yakin kalian akan memboyong berbagai prestasi di LKS Tingkat Provinsi untuk daerah Trenggalek dan Tulungagung,” jelasnya.
Pria yang pernah menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan 2018 ini mengulas bahwa Jawa Timur dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) berturut-turut juga juara umum. Sehingga ia berharap untuk ajang LKS juga juara umum.
“Maka LKS untuk SMK pun di tingkat nasional nanti saya berharap Jatim juara umum dan tempat LKS nasional dilaksanakan di Jatim,” harapnya.
“Apapun yang kalian peroleh, saya pesan bahwa kalian sudah berjuang keras, dan kalian apapun harus tetap bangga siswa terbaik dari sekolah dan daerah kalian,” tutupnya.
Salah satu kontingen LKS Kabupaten Trenggalek, Rendi Agustinu menjelaskan telah mempersiapkan ajang bergengsi antar Sekolah Menengah Kejuruan ini hampir 90 persen. Ia mengaku optimis untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah dan kabupatennya.
“Optimisme untuk juara itu sangat kuat. Karena ini sesuai dengan bidang jurusan kesukaan saya. Untuk meraih juara harus optimis,” ujar Rendi.
Turut hadir, Wilayah Kabupaten Tulungagung-Trenggalek Sindhu Widyabadra, SE MA. serta puluhan guru pembimbing masing-masing kontingen yang berasal dari berbagai jurusan kompetensi keahlian di SMK. (jaz/and/fik)
