Pencanangan Eksternal Zona Integritas Mempertahankan Predikat WBK Menuju WBBM
Kota Malang, Memox.co.id – Kepolisian Polresta Malang Kota dibawa pimpinan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K M.H terus melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Salah satu dengan melaksanakan Pencanangan Eksternal ZI (Zona Integritas ) mempertahankan Predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dalam rangka meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bertempat di Aula Sanika Setyawada Polresta Malang Kota, Senin (30/03/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Forpimda Kota Malang termasuk pihak dari akademisi yakni dari UB (Universitas Brawijaya) yang dihadiri Wakil Rektor II Bagus Irianto dan Wakil Rektor III dari Unidha (Universitas Wisnu Wardhana) Malang Sigit Budi S.
Dihadapan tamu undangan dan semua perwira jajaran kepolisian Polresta Malang Kombes Pol Dr Leonardus mengharapkan kerjasama serta dukungan dari semua pihak. “Dengan satu tekad meraih predikat WBBM dari Menpan RB,” harapnya.
Pada kesempatan itu pria murah senyum ini menyampaikan beberapa inovasi pelayanan publik yang dimiliki Polresta Malang Kota baik yang berbasis IT dan Non IT. “Salah satu aplikasi Jogo Malang yang saat ini sudah ada lebih dari 10000 yang menginstal aplikasi tersebut,” tuturnya.

Pada wawancara khusus dengan Memox.co.id mantan Kapolres Mojokerto ini selalu mengingatkan kepada seluruh anggota jangan sampai ada yang bermain dalam membangun ZI. seperti diketahui bersama instansi Polri menanggung beban mengingat unit kerja yang berhasil mendapatkan predikat WBK/WBBM akan menjadi percontohan nasional.
Pembangunan ZI tidak bisa dilakukan tanpa adanya komitmen bersama baik dari pimpinan berserta jajaran, terutama dalam mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Dengan tetap berpegang pada 7 program prioritas Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yakni meningkatkan sumber daya manusia yang unggul, penertiban pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibnas), penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, peningkatan sinergi polisional, penataan kelembagaan serta penguatan pengawasan,” terangnya. (fik)






