Kapolres Malang Larang Suporter Bawa Miras Saat Arema FC VS PSBS Biak

FT. Situasi di dalam stadion Kanjuruhan Malang. (MemoX/istimewa).
FT. Situasi di dalam stadion Kanjuruhan Malang. (MemoX/istimewa).

MEMOX.CO.ID – Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menyampaikan bahwa, para suporter Aremania dilarang membawa minum-minum keras (Miras) ke dalam stadion Kanjuruhan Malang saat Arema FC VS PSBS Biak berlangsung. Hal ini disampaikan Danang saat ditemui di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (11/8/2025).

“Besar harapan kami untuk penonton yang bisa masuk ke dalam area Stadion ini bisa berjalan dengan baik, nyaman dan aman. Dan tentunya besar harapan kami pertandingan sepak bola khususnya di Stadion Kanjuruhan ini bisa menjadi tontonan menarik,” katanya.

“Bisa menjadi tempat hiburan bagi masyarakat, bisa menjadi tempat healing, dan enjoy,” lanjutnya.

Dilanjutkan Danang, maka dengan demikian, seluruh suporter dilarang membawa minum-minum keras ataupun benda tajam ke dalam stadion. Kemudian, diharapkan seluruh suporter kesadarannya bisa ditingkatkan.

Lebih lanjut Danang menambahkan, para petugas di lapangan bisa mengecek dengan baik. Jika ada yang membawa benda tajam, miras, flare maupun petasan, bisa dicegat dan di bawa ke posko.

“Maka dari itu perlu kita lakukan antisipasi, mana yang memerlukan intensitas dan konsentrasi lebih,” jelasnya.

Dalam pertandingan ini, sebanyak 1.402 personel gabungan dari Polda Jatim, Polres Malang, TNI, Brimob, instansi terkait, dan panitia penyelenggara dilibatkan. Danang menyebut, pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kedatangan tim, jalannya pertandingan, hingga kepulangan penonton.

Pihaknya juga sudah melakukan evaluasi dari laga-laga sebelumnya untuk mencegah potensi gangguan keamanan. “Pertandingan ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan ulang tahun Arema yang ke-38. Harapan kami, laga ini dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Personel sudah disebar di titik-titik strategis, baik di dalam maupun luar stadion,” kata AKBP Danang, Senin (11/8/2025).

Selain pengamanan di area stadion, polisi juga akan melakukan patroli di jalur-jalur menuju lokasi pertandingan. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan.

“Kami ingin pertandingan sepak bola menjadi tontonan menarik dan hiburan sehat bagi masyarakat. Mari kita wujudkan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan di Stadion Kanjuruhan,” pungkas AKBP Danang. (nif/ume)