Sementara Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Dekananto, menjelaskan, sebagai bentuk sinergi institusional antara Polda Jatim dengan Muhammadiyah akan diupayakan hadir dalam kegiatan pembukaan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.
“Polda Jatim telah melakukan beberapa kegiatan yang ada di Malang dengan melakukan sosialisasi Radikalisme dimana mahasiswa Malang rentan terhadap isu tersebut,” tegas Dirintelkam.
Selain itu Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol M. Taslim, besar harapan untuk UMM dapat berperan dalam pembentukan karakter mahasiswa yang baik.
“Ditlantas akan siap dalam memberikan wawasan kebangsaan dalam bidang Lalu Lintas dengan Universitas Muhammadiyah,” sebutnya.
Sebelum menutup acara tersebut, Rektor Muhammadiyah, mengucapkan terimakasih atas kesediaan dari Kapolda Jawa Timur yang telah menyempatkan waktu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.
Ia juga memohon kepada Kapolda Jawa Timur untuk menjadi inspektur upacara pembukaan ajaran baru di Universitas Muhammadiyah pada tanggal 12 September 2023.
“Universitas Muhammadiyah mohon bantuan untuk adanya bantuan penerjun dari Brimob dalam proses pembukaan ajaran baru nanti,” ujarnya.
Untuk diketahui ada sebanyak 7.500 mahasiswa baru yang diterima oleh Universitas Muhammadiyah Malang dan untuk keseluruhan mahasiswa sebanyak 35.000 mahasiswa.(*)
