Indeks

Kampoeng Kajoetangan Heritage Warisan Malang Raya

Ketika pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia tepatnya 2020 lalu, Kampoeng Kajoetangan Heritage sempat dikatakan memudar popularitasnya. Hal itu karena kebijakan pemerintah agar masyarakat membatasi kegiatan di luar rumah. Namun tak membuat nama Kampoeng Kajoetangan Heritage memudar. Pasca pandemi Covid-19, kampung yang dikenal desain kolonial Belanda ini pun kembali memuncak.

Puncaknya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengumumkan pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Pengumuman disampaikan langsung oleh Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno secara online melalui Instagram @kemenparekraf.ri Selasa (21/3/2023) malam. 

Dari pengumuman tersebut diketahui bahwa Provinsi Jawa Timur berada di urutan pertama menyumbangkan delapan Desa Wisata Terbaik. Jumlah itu menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain, yakni Sulawesi Selatan dan Jawa Barat masing-masing ada tujuh Desa Wisata Terbaik, serta Jawa Tengah dan Sumatera Barat dengan masing-masing lima Desa Wisata Terbaik.

Usai pengumuman final peraih ADWI 2023, selanjutnya akan dilakukan peninjauan dan penilaian secara langsung ke 75 Desa Wisata Terbaik oleh Menparekraf RI bersama para dewan juri. 

“Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan Desa Wisata yang berkualitas dan berkelas dunia,” pesan Sandiaga Uno. 

Adapun delapan Desa Wisata Terbaik di Jawa Timur Peraih ADWI 2023 di antaranya Desa Wisata Kampung Heritage Kajoetangan (Kota Malang), Desa Wisata Edelweiss Wonokitri (Kabupaten Pasuruan), Desa Wisata Kebangsaan Wonorejo (Situbondo), dan Desa Wisata Duren Sari Sawahan (Trenggalek). Selain itu ada pula Desa Wisata Ketapanrame (Kabupaten Mojokerto), Desa Wisata Bira Tengah (Sampang), Desa Wisata Sendang (Pacitan) dan Desa Wisata Bowele (Kabupaten Malang). (*/tim)

Exit mobile version