MEMOX.CO.ID – Peristiwa kecelakaan dikawasan Jalan Rajik Wesi atau biasa disebut jurang klemuk yang sering terjadi membuat warga Kelurahan Songgokerto mengambil tindakan dengan membuat jalur penyelamat. Pembuatan infrastruktur tersebut didasari dari angka kecelakaan yang cukup tinggi yang setidaknya terjadi sekitar 12 peristiwa perbulan akibat dari rem blong di jalur maut tersebut.
Hal ini ditegaskan oleh Lurah Songgokerto Arsyam Dhian Ramadhan ketika dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu kemarin (15/2/2023). “Jalur ditutup untuk sementara namun tidak selama 24 jam, pengerjaan dilakukan dari pagi sampai sore lalu ketika sudah dibuka hanya boleh dilintasi oleh motor untuk sementara waktu,” ujarnya.
Jalur penyelamat tersebut dibangun pada lahan milik perhutani di dua titik yakni letak 3A dan 3C. Keduanya diisi dengan spesifikasi yang sama yakni tanah dan pasir kedalaman 50 cm, panjang sekitar 30-35 meter serta lebar sekitar 7-8 meter.
Untuk penutupan jalur sendiri akan dilakukan selama sebulan sampai pengerjaan jalur penyelamat rampung dikerjakan dan untuk memperkecil angka peristiwa kecelakaan. “Ini diinisiasi oleh warga RW 1 dan RW 2 Dukuh Songgoriti. Semoga dengan ini pengguna jalan yang biasa melewati jalur sekitar bisa mengerti,” tandasnya. (rul)






