Indeks

Jaka Sopan IX Al-Islah Diikuti Lebih dari 50 Ribu Peserta, Sembilan Orang Raih Hadiah Umrah

Jaka Sopan IX Al-Islah Diikuti Lebih dari 50 Ribu Peserta, Sembilan Orang Raih Hadiah Umrah
Wakil Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah, Ustad Yasin Dhia Ul Haq, saat dikonfirmasi awak media di Ponpes Al Islah, Kecamatan Grujugan Bondowoso, 4 Oktober 2026. (foto:arif/memox)

MEMOX.CO.ID – Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso kembali menggelar Jalan Kaki Sehat Pondok Pesantren (Jaka Sopan) bersama Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia (KBTNI), Minggu (4/10/2026).

Memasuki pelaksanaan ke-9, kegiatan tahunan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Jumlah peserta tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 50 ribu orang, meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Wakil Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah, Ustad Yasin Dhia Ul Haq, mengatakan kupon Jaka Sopan tahun ini telah terjual sebanyak 47 ribu lembar. Bahkan, masih banyak masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut meski kupon telah dinyatakan habis.

“Diperkirakan peserta Jaka Sopan di atas 50.000,” ujarnya.

Ia menjelaskan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, rute Jaka Sopan IX juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya peserta memulai perjalanan dari Hotel Grand Padis dengan jarak sekitar 7 kilometer, tahun ini titik start dipindahkan ke depan BPBD Bondowoso akibat jembatan Sentong yang masih dalam proses pembangunan.

Peserta kemudian berjalan kaki sejauh kurang lebih 5 kilometer hingga garis finis di Pondok Pesantren Al-Islah Kecamatan Grujugan.

Menurutnya, Jaka Sopan tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga massal. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Pondok Pesantren Al-Islah untuk menyampaikan pesan dakwah mengenai pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Umat muslim itu harus sehat. Tidak cuma sehat imannya, tidak cuma sehat hatinya, tapi juga harus sehat badannya,” jelasnya.

Selain olahraga dan dakwah, kegiatan tersebut dirangkai dengan bazar pangan murah serta pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lebih dari 50 UMKM yang berada di bawah Kopontren Al-Islah turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Berbagai kebutuhan pangan murah seperti beras, gula dan minyak juga disediakan untuk masyarakat. Pondok Pesantren Al-Islah turut memperkenalkan produk usaha pesantren, termasuk kopi produksi pesantren.

Rangkaian kegiatan Jaka Sopan IX sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, Sabtu hingga Minggu sebagai puncak acara. Sebelumnya, pada Sabtu malam juga digelar dialog bersama Deputi Bidang Kewirausahaan terkait dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM.

Dalam kegiatan puncak, Deputi Bidang Kewirausahaan hadir mewakili Menteri UMKM Maman Abdulrahman yang berhalangan hadir karena agenda mendesak bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.

Pihaknya juga menegaskan tak hanya mengedepankan olahraga dan ekonomi, Jaka Sopan IX juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten.

Semarak kegiatan semakin terasa dengan pembagian berbagai hadiah. Sebanyak sembilan peserta mendapatkan hadiah umrah. Dari sembilan penerima tersebut, dua hadiah secara khusus diberikan kepada anggota Polri dan TNI.

Selain hadiah umrah, panitia juga menyiapkan beragam perlengkapan olahraga seperti sepeda gunung, sepeda ontel, bola dan raket badminton. Hadiah tersebut juga menyasar pelajar SD, SMP hingga SMA di sekitar Bondowoso sebagai bagian dari kampanye hidup sehat.

Melalui Jaka Sopan IX, Pondok Pesantren Al-Islah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat, pemerintah, aparat, dunia usaha dan lembaga pendidikan untuk memperkuat dakwah, kesehatan, pemberdayaan ekonomi serta potensi wisata Bondowoso.

“Jaka Sopan IX menjadi wadah untuk memperkuat olahraga, kesehatan, ekonomi, dan kebersamaan masyarakat,” pungkasnya.(rif/syn)

Exit mobile version