Seperti dua bakal wakil rakyat dari dua partai yang berbeda, yakni Partai NasDem dan Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan. Keduanya menjelaskan modal apa saja yang diperlukan demi menyuarakan aspirasi rakyat.
Politisi Partai NasDem Kota Probolinggo, Sibro Malisi lolos pada kontestasi Pemilu 2019 lalu, dan kembali nyalon pada Pemilu 2024. Ia mengaku membutuhkan dana hingga ratusan juta rupiah yang dikeluarkan demi menunjang modal sosial.
Tujuannya bagaimana dirinya terlibat dalam organisasi yang juga digandrungi oleh masyarakat. Lalu, dari modal sosial itu terciptalah popularitas yang menurutnya tak kalah penting.
“Setidaknya seorang calon itu dapat dikenal oleh masyarakat. Kalau modal sosial itu sudah terpenuhi, seperti aktif kepanitiaan hari kemerdekaan, atau aktif pendanaannya, maka popularitas akan beriringan,” ujar Sibro Malesi, Minggu (28/05/2023).






