MEMOX.CO.ID – Keterlibatan oknum anggota kepolisian Polsek Ngantang Polres Batu yang juga menjabat Wakapolsek Ngantang berinisial Iptu N dalam kasus penipuan.
Sebagai Ps. Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman, memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan fakta yang terjadi di lapangan, Selasa (12/05/27)
Dalam rilisnya yang diunggah di grup “Bersama Kita” Jaga Batu ” Ps. Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman,menjelaskan penegasan ini merujuk pada upaya pendampingan hukum yang dilakukan oleh Iptu N Wakapolsek Ngantang
terhadap seorang warga berinisial Nn yang mengaku menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang oleh oknum paranormal.
Peristiwa ini bermula pada 20 April 2026, saat saudari Nn berkonsultasi kepada Iptu N terkait kerugian materiil yang dialaminya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, pada 22 April 2026, Iptu N menyarankan agar korban segera menempuh jalur hukum secara resmi di Polsek Kepung Polres Kediri guna mendapatkan penanganan yang sah.
Menindaklanjuti adanya laporan dari Pelapor Saudari Nn, Unit Reserse Polsek Kepung telah berupaya melakukan mediasi pada 28 April 2026 antara saudari N dengan terlapor, seorang pria berinisial DI.
“Dalam proses mediasi, terlapor (DI) telah mengakui perbuatannya dan menyatakan kesediaan untuk mengembalikan uang sebesar Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Namun, pihak pelapor (N) tidak bersedia menerima penyelesaian tersebut,” jelas Iptu M. Huda Rohman, Senin (11/05/2026).
Upaya mediasi lanjutan kembali ditawarkan oleh penyidik Polsek Kepung Polres Kediri pada 1 Mei 2026, namun pelapor tetap menyatakan tidak bersedia melanjutkan proses mediasi tersebut.
Iptu M. Huda Rohman menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Iptu N mengantarkan terhadap warganya tanpa adanya keterikatan keluarga maupun kepentingan pribadi.
Hubungan dengan pihak korban hanya sebatas profesionalisme kerja karena mengenal suami pelapor sebagai rekan kerja.
Pihak kepolisian juga membantah keras isu yang berkembang terkait keterlibatan personel dalam praktik mistis atau penggandaan uang yang marak diberitakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Kami sangat menyayangkan adanya narasi yang tidak sesuai fakta yang menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Posisi Iptu N hanya sebatas memberikan arahan prosedur pelaporan resmi. Tidak ada keterlibatan dalam praktik penggandaan uang atau isu ‘tuyul’ seperti yang dituduhkan,” tegas Iptu M. Huda Rohman.
Lebih lanjut, Ps. Kasi Humas Polres Batu mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang bersifat spekulatif dan tidak berdasarkan fakta kepolisian.
Penegasan ini dikeluarkan agar polemik yang terjadi tidak menghambat proses penegakan hukum yang sedang berjalan dan menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Batu.
Saat dikonfirmasi Iptu N hanya mengatakan kalau permasalahan ini sudah saya serahkan ke Pak Huda Kasi Humas Polres Batu, saya menerima saya kalau saya dikatakan Tuyul, pastinya atas kejadian ini masyarakat di Ngantang tetap aman aman saja tidak ada gejolak,” ujarnya singkat. (fik/hms)
