Malang, MEMOX.CO.ID – Dengan perkembangan zaman yang semakin cepat, peran ibu sangat penting untuk memahami pemanfaatan teknologi. Karena jika orang tua tidak memahami teknologi digital, anak-anak bisa berpotensi terkena ancaman digital.
Ancaman teknologi digital yang paling berpotensi membahayakan anak di dunia digital saat ini salah satunya adalah judi online (Judol). Maka dengan demikian, Bupati Malang M Sanusi meminta kepada orang tua, harus banyak membina putra putrinya.
“Dengan ini diharapkan paran kaum ibu tetap semangat untuk mendidik anak bangsa yang bermartabat berkualitas,” katanya saat ditemui dalam acara resepsi Peringatan Hari Ibu (PHI) 2024 di Kantor PGRI Kabupaten Malang, Senin (23/12/2024).
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang Suwadji. Ia mengatakan, karena judi online atau yang sering dikenal Judol ini sangat berbahaya, maka peran orang tua maupun guru sangat penting. Ia meminta untuk memperhatikan hal tersebut.
“Kita menghimbau menyampaikan guru untuk memperhatikan perilaku siswa,” katanya.
Karena, bahayanya judi online selain bisa terjerat hutang, dapat melakukan apa saja untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhannya dalam berjudi lagi, seperti menipu, merampas, bahkan mencuri.
Sehingga, lanjut Suwadji, upaya pencegahan judi online itu kita tekankan terus melalui guru, kepala sekolah dan orang tua. “Karena yang berhadapan langsung dengan siswa adalah orang tua dan guru,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk di Kabupaten Malang sendiri, ia menyebut belum ada laporan anak terjangkit judi online. Namun di wilayah tetangga seperti Kota Malang misalnya, dikabarkan telah menerima laporan terkait anak-anak kecanduan judi online.
“Kalau Kabupaten Malang belum ada laporan. Semoga tidak ada (anak-anak kecanduan judi online),” pungkasnya. (nif).






