Indeks

HIPPAM Kota Malang Tumbuh Mandiri, Jadi ‘Kompetitor’ Perumda Tugu Tirta

HIPPAM Kota Malang Tumbuh Mandiri, Jadi ‘Kompetitor’ Perumda Tugu Tirta
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPRKP Kota Malang Ade Herawanto

Dengan keberadaan HIPPAM ini mampu menambah akses pemenuhan terhadap air bersih di masyarakat. Saat itu, asosiasi HIPPAM Kota Malang yang dibentuk oleh Sam ade dibawah kepengurusan Alm. Rendra masih beranggotakan 12 HIPPAM di Kota Malang.

Saat ini mampu menjadi kelompok masyarakat yang mandiri dalam pemenuhan air bersih. Tercatat sekarang sudah tersebar 48 HIPPAM di Kota Malang dan beranggotakan sekitar 14 ribu KK yang masuk dalam coverage pelayanannya.

Sam Ade dkross sapaan akrabnya,  juga  mengatakan saat ini Kecamatan Kedungkandang terdapat 20 HIPPAM dengan total KK terlayani sejumlah 6.273 KK. Di Kecamatan Lowokwaru ada 7 HIPPAM dengan total KK terlayani adalah sejumlah 1.892 KK. Di Kec Klojen ada 1 HIPPAM dengan total KK terlayani sejumlah 85 KK dan di Kec Blimbing 6 HIPPAM dengan total KK terlayani sejumlah total 1.028 KK.

 “Juga ada 14 HIPPAM di Kec Sukun dengan jumlah KK terlayani sejumlah 5.233 KK. Sehingga jumlah total penerima manfaat dari HIPPAM seluruh wilayah Kota Malang adalah sejumlah 14.511 KK,” tegasnya.

“Rencananya pada tahun anggaran 2024 ini akan dibangun dua HIIPAM lagi di Kelurahan Mulyorejo yang rencananya melayani 150 KK dan Kelurahan Cemorokandang yang rencananya melayani  juga melayani 150 KK,” katanya.

Sam Ade menegaskan, dalam pelayanan kepada masyarakat, tentunya HIPPAM sendiri tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan yang timbul baik dari internal pengurus maupun dari luar pengurus. Untuk itu masih butuh kedewasaan pengurus dan manajemen yang baik untuk bisa membawa HIPPAM agar bisa sehat dalam pelayanan maupun keorganisasian.

Exit mobile version