Indeks

Hasil RDP DPRD Jombang: Status Jalan KH Hasyim Asy’ari Aman untuk PKL

MEMOX.CO.ID – Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Jombang membawa kabar baik bagi puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban Gerdupapak.

Pertemuan tersebut memastikan bahwa Jalan KH Hasyim Asy’ari tetap berstatus zona kuning, sehingga para PKL legal untuk terus berjualan di sana sesuai aturan.

Rapat tersebut digelar untuk meredam keresahan para pedagang terkait rumor peralihan status Jalan KH Hasyim Asy’ari menjadi zona merah. Para PKL sebelumnya sempat khawatir akan kehilangan mata pencaharian utama mereka jika larangan berjualan di kawasan tersebut benar-benar diterapkan. Senin (6/7/2026).

Ketua Bumdes Paguyuban Gerdupapak, Masrur, menegaskan bahwa kedatangan para pedagang ke gedung dewan adalah langkah nyata untuk mencari kejelasan langsung dari pemerintah dan wakil rakyat. Hal itu ia sampaikan saat dikonfirmasi di ruang Rapat Paripurna DPRD Jombang.

“Kalau benar berubah menjadi zona merah, otomatis kami tidak boleh berjualan. Padahal berdagang adalah sumber penghasilan kami,” ujarnya.

Tak hanya menuntut kejelasan soal zonasi, Paguyuban Gerdupapak juga memanfaatkannya untuk mengadukan berbagai kendala yang dihadapi para PKL.

Salah satunya adalah pemasangan portal di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Parimono yang dianggap menghambat mobilitas dan kegiatan usaha mereka. Selain itu, para pedagang juga mendesak pemerintah agar meninjau ulang aturan pembatasan jam operasional yang selama ini dipatok hingga pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan penuturan perwakilan pedagang, mayoritas PKL baru memulai aktivitas usahanya pada pukul 19.00 WIB. Pembatasan yang ada membuat durasi berdagang mereka menjadi sangat terbatas, yaitu berkisar empat jam dalam sehari.

“Rata-rata kami mulai jualan pukul 19.00. Kalau harus tutup pukul 23.00, waktunya sangat terbatas sehingga pendapatan juga berkurang,” ucap Masrur.

Merespons keluhan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah berencana mengubah status Jalan KH Hasyim Asy’ari menjadi zona merah. Kepastian ini ia sampaikan setelah melakukan klarifikasi langsung dengan pihak pemkab terkait.

“Kami sudah melakukan crosscheck kepada pihak eksekutif. Ternyata tidak ada aturan maupun rencana menjadikan Jalan KH Hasyim Asy’ari sebagai zona merah. Statusnya tetap zona kuning sehingga PKL masih diperbolehkan berjualan,” tegas Anas.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Samsudi, turut memastikan bahwa sejauh ini pemerintah daerah belum mengeluarkan kebijakan apa pun yang mengubah status Jalan KH Hasyim Asy’ari menjadi zona merah.

“Kami sendiri belum mengetahui adanya rencana perubahan zona merah. Jadi statusnya masih zona kuning dan teman-teman PKL tetap diperbolehkan berjualan sesuai jam operasional yang telah disepakati,” paparnya. (kel/fik)

Exit mobile version